• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Candi Jago.

Penampakan struktur berbentuk tembok dari batu bata kuno ditemukan di halaman Candi Jago, Kabupaten Malang. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Pekerja Pugar Candi Jago Malang, Temukan Batu Bata Kuno Diduga Era Kerajaan Majapahit

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pekerja pemugaran Candi Jago di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jatim, menemukan adanya batu bata kuno diduga berasal dari era Kerajaan Majapahit. Mereka menemukan batu bata kuno di halaman candi Jago saat pemugaran yang dilakukan sejak 29 Mei 2025.

Struktur bangunannya berupa tembok yang terbuat dari batu bata berwarna merah. Struktur bangunan yang terpendam sekira 20-30 sentimeter di bawah tanah itu tampak tersusun sangat rapi.

You might also like

MBG di Bangsalsari.

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Bangsalsari Jember, Satgas Temukan Tiga Persoalan di SPPG Karangsono

17/07/2026 9:03 AM
Cuaca Jawa Timur.

Udara Kabur Dominasi Cuaca Jawa Timur 17 Juli 2026, Sinyal Variabilitas Makin Kontras dan Perlu Diwaspadai

17/07/2026 7:03 AM

Baca Juga: Kali Pertama Candi Jago di Malang Dipugar, Turis Asing Bangga Datang saat Revitalisasi

Saat persiapan pemugaran pada Juni 2025, pekerja tidak sengaja menemukan struktur ini, hanya sekitar dua meter dari bagian depan Candi Jago.

Mereka menggali tanah untuk mengamankan batu-batu yang diturunkan dari candi agar tidak panas. Saat proses penggalian, mereka merasakan ada benda keras di bawah tanah.

“Kami membuka (tanah) sedikit, kok ada struktur dan batu batanya besar-besar. Ini di luar ekspektasi kami saat memugar,” ujar Juru Pelihara Candi Jago Imam Pinarko saat ditemui pada Senin (15/09/2025).

Batu bata kuno di Candi Jago.
Galian di sekitar Candi Jago untuk mengungkap struktur bata kuno diduga era Kerajaan Majapahit. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Pekerja menggalinya di bagian depan Candi Jago, dia mengatakan, strukturnya tampak memiliki bentuk yang simetris dengan candi. Bagian sudut struktur juga ditemukan di bagian selatan.

Dia mengatakan, ada empat lubang di sekitar candi untuk memastikan struktur bangunan kuno ini. Rencananya, dia melanjutkan, penggalian akan terus dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut terkait bangunan tersebut.

“Kami ke depannya akan menggali sampai ke sana (ujung halaman),” kata Imam.

Dugaan Kuat, Ukuran Batu Bata Seragam Khas Kerajaan Majapahit

Dia menduga bangunan ini berasal dari era Kerajaan Majapahit karena menggunakan batu bata merah dengan ukuran seragam. Kerajaaan Majapahit saat dipimpin Hayam Wuruk dan Gajah Mada juga kerap menyelesaikan banyak bangunan yang belum selesai.

Saat itu, Candi Jago yang dibangun di masa Kerajaan Tumapel atau Singhasari diyakini belum selesai. Karena itu, dia mengatakan, pembangunannya diduga dilanjutkan di masa Kerajaan Majapahit.

“Mereka mengutus Adityawarman untuk menyelesaikan pemahatan Candi Jago ini. Buktinya, ada banyak relief berbentuk Surya Majapahit. Sementara Kerajaan Tumapel lebih mengenal (lambang) Nawa Sanga,” terang Imam.

Sedangkan kerajaan lain yang membangun memakai batu bata merah adalah Medang yang dipimpin Mpu Sindok. Tapi, dia melanjutkan, kerajaan ini biasanya lebih suka mendirikan bangunan baru daripada menyelesaikan bangunan yang sudah ada.

Era Mpu Sindok juga memakai batu bata dengan berbagai ukuran. Mulai dari ukuran tipis, sedang, tebal, hingga berbentuk sudut.

“Kalau era Majapahit, batu batanya seragam,” kata Imam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Batu bata kuno di Candi Jago MalangBerita Kabupaten Malang hari iniCandi Jago Malang dipugarKabupaten Malang hari iniMalangPemugaran Candi Jago Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

MBG di Bangsalsari.

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Bangsalsari Jember, Satgas Temukan Tiga Persoalan di SPPG Karangsono

by Dwi Linda
17/07/2026 9:03 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menangani dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Cuaca Jawa Timur.

Udara Kabur Dominasi Cuaca Jawa Timur 17 Juli 2026, Sinyal Variabilitas Makin Kontras dan Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
17/07/2026 7:03 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jawa Timur pada Jumat (17/07/2026) menunjukkan kondisi yang cukup dinamis, dengan dominasi udara kabur yang terpantau di...

Kota Malang

Sopir Angkot Kota Malang Tolak Rencana Bus Trans Jatim Koridor 2, Sampaikan Aspirasi ke DPRD

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:30 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Puluhan sopir angkutan kota (angkot) dari berbagai paguyuban di Kota Malang menyampaikan penolakan terhadap rencana operasional Bus...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

Next Post
RSBS Jember.

Tangis Duka dan Doa di RSBS Jember, Gubernur Khofifah Temui Korban Kecelakaan Bus di Jalur Bromo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID