BATU, Tugujatim.id – Pemkot Batu mencairkan bonus Rp3,38 Miliar untuk atlet Kota Batu berprestasi di Porprov IX Jatim 2025. Bonus, selain diberikan kepada para atlet, juga untuk pelatih dan cabang olahraga berprestasi.
Total anggaran yang disalurkan sebesar Rp3.381.500.000, terdiri dari Rp2,77 miliar untuk atlet, Rp365 juta untuk pelatih, dan Rp239 juta untuk cabang olahraga. Sebenarnya, pencairan bonus sempat direncanakan dibagikan tepat pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada Selasa (9/9/2025) kemarin.
“Bonus ini bukan sekadar hadiah, tetapi bentuk apresiasi dan motivasi agar para atlet terus berlatih serta mengharumkan nama Kota Batu, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional,” kata Wali Kota Batu Nurochman.
Bonus yang diberikan ini sesuai capaian medali yang diraih. Untuk nomor perorangan, peraih medali emas mendapat Rp40 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp10 juta. Nomor ganda menerima Rp50 juta, sedangkan beregu 3–5 orang Rp60 juta, beregu 6–8 orang Rp70 juta, dan beregu 9 orang ke atas Rp100 juta.
Pelatih juga memperoleh bonus, emas Rp5 juta, perak Rp3 juta, dan perunggu Rp2 juta. Sementara cabang olahraga peraih medali mendapatkan bonus kumulatif, yakni emas Rp3 juta, perak Rp2 juta, dan perunggu Rp1,5 juta.
Kontingen Kota Batu dalam Porprov IX Jatim berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan perolehan 33 emas, 40 perak, dan 40 perunggu. Dengan total 113 medali, Kota Batu menempati posisi ketujuh dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Ini sekaligus mencatat sejarah sebagai tuan rumah yang sukses, baik dari sisi prestasi, penyelenggaraan, maupun dampak ekonomi.
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ary Wahyudi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, pengurus cabor, dan orang tua atlet yang telah berjuang bersama.
“Prestasi ini hasil kerja keras kolektif. Namun jangan berhenti di sini. Mari kita persiapkan atlet Kota Batu untuk berprestasi lebih tinggi, mulai dari PON hingga kejuaraan internasional,” tegasnya.
Wali Kota Batu juga menyampaikan pemerintah daerah terus memperkuat dukungan bagi olahraga di Kota Batu. Pada tahun 2026 mendatang Pemkot Batu akan membangun Stadion Gelora Brantas, disusul pembangunan Sport Center pada 2027.
“Kami ingin mencetak lebih banyak atlet berprestasi dengan dukungan sarana-prasarana yang memadai. Bonus tahun ini pun lebih besar dari periode sebelumnya karena Kota Batu berstatus tuan rumah. Ke depan, nilainya akan terus kita tingkatkan,” tambah Nurochman.
Pemerintah Kota Batu dengan penyaluran bonus ini berharap semangat juang para atlet terus menyala, sehingga lahir bibit-bibit unggul yang dapat membawa nama Kota Batu semakin harum di kancah olahraga nasional maupun internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Darmadi Sasongko








