PASURUAN, Tugujatim.id – Pencari kopi dikagetkan oleh mayat pria membusuk di Lereng Gunung Arjuna dengan Kepala tinggal tengkorak pada Sabtu (20/9). Jasad tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh Parjo (65), warga anggota Satgas Koperasi LSG.
Jasad ditemukan di kawasan lereng Gunung Arjuna, tepatnya di area Kali Glendang, Petung Ombo, wilayah hutan Watu Kursi, jalur pendakian Gunung Arjuna, Dusun Gunung Malang, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Parjo yang sedang mencari kopi di hutan awalnya mencium aroma busuk. Ia kemudian mencari tahu dan ternyata berasal dari sesosok mayat yang kondisi telah membusuk tersebut. Temuan mayat tersebut lantas dikabarkan ke petugas pos pendakian, Karyadi Bondan (54), seorang pegawai Tahura.
Setelah dipastikan kebenarannya, laporan kemudian diteruskan ke Polsek Purwodadi sekitar pukul 10.30 WIB. Evakuasi jasad pria tersebut berlangsung cukup sulit karena harus melewati medan terjal.
Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih dua jam sebelum akhirnya jenazah bisa dibawa turun ke parkiran Onto Bugo, Dusun Tambakwatu, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengatakan jasad pria tersebut hingga saat ini berstatus masih Mr X atau belum diketahui identitasnya.
“Kondisi jenazah sudah dalam kondisi membusuk dengan kepala tinggal tengkorak. Dari ciri-cirinya korban masih memakai pakaian lengkap dengan posisi tangan terlipat di dada. Untuk identitas masih dalam proses lidik,” ujar Iptu Joko pada Minggu (21/9).
Iptu Joko menyebut bahwa jasad pria tersebut langsung ditangani oleh tim Inafis Polres Pasuruan sebelum akhirnya dievakuasi ke RS Pusdik Brimob Watukosek untuk dilakukan autopsi.
“Selanjutnya, kami akan mengautopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban sekaligus mengkonfirmasi identitas korban,” ungkapnya.
Sementara itu, dari tkp kejadian, sempat ditemukan KTP dengan alamat Desa Watukosek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Namun polisi belum bisa memastikan apakah KTP tersebut adalah milik korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lokh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








