MALANG, Tugujatim.id – Nenek TK (62) yang tengah melintas di Jalan Raya Dusun Robyong, pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 05.45 WIB menjadi korban penjambretan. Pelaku jambret gelang emas yang dikenakan korban berjumlah dua orang dengan mengendarai sepeda motor.
Penjambretan ini terekam CCTV yang terpasang di rumah warga di sekitar lokasi kejadian, Dusun Robyong, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Rekaman CCTV ini diunggah di akun Instagram @malangraya_info dan telah ditonton sebanyak 448 ribu kali.
Video rekaman tersebut memperlihatkan pelaku berjumlah dua orang dan mengendarai sepeda motor. Sebelum melakukan aksinya, mereka terlihat mengincar korban yang tengah berjalan kaki.
Usai mengincar korban, pelaku memutar balik kendaraannya. Pelaku lainnya melancarkan aksinya dengan cara merebut gelang emas seberat 10 gram yang terpasang di tangan kiri korban.
Korban beserta seorang saksi sempat melakukan perlawanan. Pelaku pun terjatuh akibat perlawanan tersebut. Akan tetapi, pelaku tetap berhasil merebut gelang korban dan kabur bersama rekannya. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Poncokusumo.
“Benar, kami menerima laporan adanya peristiwa penjambretan di Dusun Robyong,” ujar Kapolsek Poncokusumo, AKP Teguh Iman Sugiharto saat dikonfirmasi, Minggu (21/9/2025).
Ia menjelaskan, peristiwa ini terjadi ketika korban sedang melakukan aktivitas olahraga pagi. Saat dalam perjalanan pulang, tiba-tiba dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor mendekati korban.
“Pelaku mengambil paksa gelang yang ada di tangan kiri korban dan sempat menendang korban hingga terjatuh,” kata Iman.
Meski sempat mendapat perlawanan dari korban, pelaku berhasil mendapatkan gelang incarannya. Komplotan tersebut kemudian kabur dengan mengendarai sepeda motor ke arah selatan.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Iman pun menegaskan pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Darmadi Sasongko








