MALANG, Tugujatim.id – Sekitar 200 Sumur Warga Malang dikuras pasca terendam banjir. Sumur milik warga Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang terdampak banjir yang melanda pada Sabtu (20/9/2025). Akibatnya, warga sempat kesulitan air bersih.
Sebelumnya, banjir merendam ratusan rumah warga di empat desa akibat luapan Sungai Panguluran. Selama kurang lebih enam jam, air beserta lumpur menggenangi rumah warga setinggi 1,5 meter.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pengurasan puluhan sumur warga yang terdampak banjir.
Pada Selasa (23/9/2025), BPBD Kabupaten Malang telah melakukan pengurasan terhadap 31 sumur. Secara keseluruhan, mereka telah menguras dan membersihkan 53 sumur.
“Hari ini ada enam sumur yang baru didaftarkan untuk dikuras,” ujar Sadono, Selasa (23/9/2025) malam.
Ia menambahkan, tidak semua sumur terdampak perlu dikuras oleh petugas. Sebagian sudah kembali jernih karena tidak terdampak parah. Sebagian lagi telah dikuras secara mandiri oleh warga.
Selama tiga hari, sejak Sabtu (20/9/2025) hingga Senin (22/9/2025), BPBD Kabupaten Malang menyalurkan air bersih sebanyak 90 ribu liter menggunakan mobil tangki. Akan tetapi, Sadono menyebut, sebagian besar warga telah memiliki tandon air untuk mengantisipasi dampak banjir terhadap pasokan air bersih.
“Kami menyalurkan air bersih selama tiga hari pertama. Tetapi permintaan tidak banyak karena masyarakat sudah punya tandon air sebagai persiapan menghadapi kejadian seperti ini,” tutur Sadono.
Awalnya, BPBD Kabupaten Malang berencana melakukan pengurasan sumur hanya selama tiga hari, yakni pada Senin (22/9/2025) hingga Rabu (24/9/2025). Namun, jadwal pengurasan bisa diperpanjang untuk menyesuaikan permintaan warga.
“Jadwal pengurasan tergantung pada kondisi di lapangan,” tutup Sadono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Darmadi Sasongko








