SIDOARJO, Tugujatim.id – Tragedi runtuhnya Musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jatim, masih menyisakan duka mendalam bagi seluruh masyarakat, khususnya para wali santri yang hingga kini terus menunggu kabar proses evakuasi putra mereka yang masih dalam pencarian.
Proses evakuasi terus dilakukan secara optimal oleh tim SAR gabungan tanpa henti selama 1×24 jam. Sejak Sabtu siang (04/10/2025), pencarian kembali membuahkan hasil di titik evakuasi A2.
Sekitar pukul 14.15 WIB, tim berhasil menemukan satu korban Ponpes Al-Khoziny dalam kondisi meninggal dunia (MD). Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk diidentifikasi oleh Tim DVI Polri.
Upaya pencarian terus dilanjutkan di empat titik—yakni A1, A2, A3, dan A4—dengan menggunakan alat berat jenis excavator untuk mengangkat material reruntuhan dan bongkahan beton dari puing-puing bangunan yang ambruk.
Sementara itu, para wali santri Ponpes Al-Khoziny masih terus menanti hasil pencarian di area posko informasi yang lokasinya tidak jauh dari ruang tunggu. Setiap perkembangan proses evakuasi selalu diperbarui dan diumumkan melalui papan informasi tersebut.

Menjelang sore, tepat pukul 16.15 WIB, tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi satu korban di titik A2. Sama seperti sebelumnya, korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh tim DVI Polda Jatim
Hingga Sabtu (04/10/2025), total korban Ponpes Al-Khoziny yang berhasil dievakuasi mencapai 120 orang, terdiri dari 104 orang selamat dan 16 orang meninggal dunia. Sebanyak 11 korban lainnya masih menunggu hasil identifikasi Tim DVI Polda Jatim di RS Bhayangkara Surabaya, sementara 47 orang lainnya masih dalam pencarian.
Basarnas Surabaya Upaya Temukan Semua Korban
Update terbaru pada pukul 17.21 WIB, Ketua Basarnas Surabaya Nanang Sigit menyampaikan bahwa proses pencarian masih terus dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, baik personel maupun peralatan berat, untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan.

Diberitakan sebelumnya, suasana haru dan panik menyelimuti Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo usai bangunan musala dalam kompleks pesantren itu ambruk pada Senin sore (29/09/2025). Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sesaat setelah jemaah santri menunaikan salat Asar.
Musala yang sedang dalam tahap pembangunan lantai tiga dalam kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, itu runtuh saat proses pengecoran berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Fauzan
Editor: Dwi Lindawati








