SURABAYA, Tugujatim.id – Proses evakuasi korban reruntuhan bangunan mushala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, terus berlangsung intensif.
Satu per satu kantong jenazah hasil pencarian di lokasi kejadian berdatangan ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, Sabtu (5/10/2025) sore, untuk menjalani proses autopsi dan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jatim.
Hasil pantauan di lokasi, hingga pukul 16.26 WIB, tercatat sebanyak 40 kantong jenazah telah tiba di RS Bhayangkara. Namun, dari jumlah tersebut, belum seluruhnya berisi jenazah utuh.
Sebagian kantong diduga berisi potongan tubuh (body part) yang ditemukan di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk sejak beberapa hari lalu.

“Minggir ya, hati-hati, pelan-pelan,” kata petugas dengan seluruh tubuh tertutup baju putih.
Berdasarkan data kedatangan terakhir, proses evakuasi terus menunjukkan progres signifikan. Berikut ini rincian kantong jenazah berdasarkan pantauan Tugu Jatim di lokasi, antara lain:
• Kantong jenazah ke-35 tiba pukul 14.58 WIB
• Kantong ke-36 pukul 15.25 WIB
• Kantong ke-37 pukul 15.38 WIB
• Kantong ke-38 pukul 15.51 WIB
• Kantong ke-39 pukul 16.03 WIB
• Kantong ke-40 pukul 16.26 WIB
Setiap kantong jenazah yang datang langsung diterima di ruang post mortem RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan forensik mendalam.
Tim DVI Polda Jatim bekerja melakukan pencocokan identitas korban melalui data medis seperti sidik jari, gigi, dan DNA, guna memastikan keakuratan identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Tim SAR gabungan saat ini juga masih melanjutkan pencarian di sejumlah titik prioritas yang diperkirakan masih terdapat korban tertimbun reruntuhan. Proses pencarian dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi struktur bangunan yang masih rawan.
Hingga malam ini, suasana di sekitar RS Bhayangkara masih dipenuhi keluarga santri yang menunggu kabar hasil identifikasi. Mereka berharap segera mendapat kepastian tentang keberadaan anggota keluarga yang hingga kini belum ditemukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








