BLITAR, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) melalui program MBKM Asistensi Mengajar (AM) periode 2024/2025 mengambil langkah strategis untuk mendukung sekolah mitra dalam peningkatan kualitas pendidikan.
Program ini berlangsung selama lima bulan, yaitu sejak 1 Juli hingga 30 November 2024, dengan SMK Negeri 1 Blitar sebagai salah satu lembaga pelaksana.
Tahap awal dimulai dengan permohonan izin kepada pihak SMK Negeri 1 Blitar dan kegiatan observasi awal. Pihak sekolah yang turut hadir antara lain Wakil Kepala Sekolah Kurikulum, guru pamong, dan mahasiswa AM.
Selanjutnya, pada tanggal 5 Juli 2024, dilakukan pengantaran mahasiswa AM ke sekolah mitra, dihadiri oleh dosen pembimbing lapangan (DPL) dan pihak sekolah terkait.

Program berjalan melalui beberapa tahap. Pertama adalah persiapan, meliputi observasi pembelajaran dan penentuan program sekolah seperti tujuan pembelajaran (TP), program tahunan, program semester, serta pembagian jam mengajar.
Tahap ini melibatkan koordinasi antara kepala departemen, guru pamong, dan mahasiswa AM. Kemudian, mahasiswa menyusun perangkat pembelajaran agar semua instrumen dan materi siap digunakan.

Pada tahap berikutnya, pelaksanaan pembelajaran dilakukan di kelas dengan metode dan media modern. Mahasiswa mengajar di kelas berbeda dan menerapkan pembelajaran digital melalui perangkat dan platform yang disediakan sekolah.
Metode yang digunakan termasuk studi kasus (case based learning) dan proyek (project based learning), studi kasus mendorong siswa berpikir kritis, sedangkan proyek memungkinkan siswa bekerja dalam kelompok berdasarkan teori dan keterampilan nyata.

Dalam praktiknya, software utama yang digunakan meliputi PowerPoint, AutoCAD, Revit, dan platform E-learning. Untuk penilaian dan asesmen hasil belajar, digunakan platform interaktif seperti Kahoot dan Quizizz.
Tahap terakhir adalah evaluasi, mencakup evaluasi kerja mahasiswa, serta penilaian terhadap proses pembelajaran secara keseluruhan. Melalui evaluasi ini, kelemahan dan kelebihan bisa diidentifikasi sebagai bahan perbaikan di masa mendatang.

Program AM ini memberikan pelajaran berharga bagi mahasiswa UM. Mereka dapat meningkatkan keterampilan merencanakan dan mengimplementasikan proses mengajar, menerapkan teknik pengajaran secara langsung, serta mengelola kelas dengan efektif.
Dengan pengalaman praktis yang diperoleh selama berlangsungnya program, mahasiswa mendapatkan bekal nyata sebelum terjun ke dunia pendidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








