MALANG, Tugujatim.id – Dua menu baru Kober Mie yakni Koma Series dan Kola Series disajikan penuh sensasi dalam sebuah hot pot (mangkuk panas) yang mampu menjaga suhu tetap bertahan selama dinikmati para pelanggan.
Koma sendiri singkatan dari Kober Mala menawarkan cita rasa yang terinspirasi sajian pedas khas rempah asal Cina, sebagaimana namanya dalam bahasa Mandarin Ma (Mati Rasa) dan La (Pedas). Karenanya, sensasi unik perpaduan rasa pedas, panas dan sedikit kebas di lidah yang membuat ketagihan pecinta kuliner.
Semangkuk Koma pastinya bikin nagih dan pedasnya bikin lidah koma dan semakin mantap ditemani Wonton Koma sebagai sajian pendamping. Wonton Koma atau Wonton Mala berupa pansit isi daging ayam dalam balutan kuah bumbu pedas khas. Sajian ini menjadi side dish yang melengkapi pengalaman ekstreem saat menikmati pedasnya Keber Mala.
Sedangkan Kola series berlawanan dengan Koma series untuk urusan pedas. Kola singkatan dari Kober Kolagen yang menawarkan inovasi unik dengan mengabungkan kenikmatan mie dengan manfaat kesehatan dan kecantikan.

Menu ini mengandung kolagen yang dikenal sebagari comford food sekaligus membantu menjaga elastisitas kulit, rambut, kuku dan sendi. Sajian hot pot Mie Kola akan semakin nikmat dengan Wonton Kolagen (Wonton Kola) yakni pangsit isi daging dengan kuah dan saus lembut berkolagen.
Sementara cara menikmati sajian mie di hot pot memang ‘tidak lazim’ dan menjadi yang pertama serta satu-satunya di Indonesia. Para pecinta kuliner Tanah Air layak mencoba sensasi mie yang awet panas saat dinikmati hingga seduhan terakhir.
“Saya coba mie hot pot varian Kober Mala, toppingnya wonton dan telur. Kuahnya tidak terlalu pedas dan creamy. Tekstur mienya kecil dan kondisi panas, terasa lebih nikmat,” tandas Yulia Citra Dewi, salah seorang pengunjung di Kober Mie Jalan Semeru Kota Malang.
BACA JUGA: Soto Dahlok Kuliner Legendaris Jember Langganan Para Pejabat
Chey Yuanita, Manajer Marketing Kober Mie menjelaskan Mie Kober Mala menggunakan bumbu khas dengan perpaduan cabai, lada Sichuan serta rempah otentik dengan tingkat kepedasannya yang bisa diukur. Menu ini cocok untuk anak muda khususnya pecinta makanan pedas.
Sedangkan pecinta kuliner mie yang menghidari menu pedas bisa mencicipi varian Kola series yang mengandung kaldu kolagen. Menu ini menggabungkan kenikmatan mie dengan manfaat kesehatan serta kecantikan.
“Mie kolagen ini kuahnya lebih ringan, gurih dan menyegarkan serta bermanfaat untuk kesehatan kulit. Dan sebagai sajian pendamping, juga ada wonton kola yaitu pangsit isi daging dengan siraman kuah atau saus berkolagen,” jelasnya.

Ardhi Ramadhani, Manajer Area Jawa Kober Mie menuturkan kedua produk inovatif tersebut hadir untuk memenuhi keinginan pecinta kuliner mie di Kota Malang. Produk baru tersebut diperkenalkan terlebih dahulu di Malang untuk kemudian merambah ke outlet-outlet Kober Mie di daerah lain.
“Baik mie maupun bumbunya dimasak langsung menjadi satu dalam wadah mangkok atau hot potnya tersebut. Sehingga ketika disajikan ke konsumen, mienya tersebut masih konsisten panas dan bisa bertahan hingga lebih dari 10 menit,” ujarnya.
Kober Mie sendiri merupakan pelopor mie pedas sejak 2010, kendati sejatinya bukan sekadar kuliner melainkan juga semangat kebersamaan dalam sebuah komunitas. Karena nama Kober sendiri singkatan dari Kelompok Bermain yang diawali dari para pencinta sepeda Fixie dan Vespa. Kualitas produk dan pelayanan pada pelanggan menjadi rahasia utama hingga mampu bertahan dan tumbuh besar selama 15 tahun.
.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








