• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tuan tanah di Wagir.

Seorang warga sampaikan aspirasi terkait kematian tuan tanah di Wagir bernama Kusenan yang tewas, Selasa (14/10/2025). (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Usut Kejanggalan Kematian Tuan Tanah di Wagir Malang, Puluhan Warga Dalisodo Sepakat Lapor Polisi

Dwi Linda by Dwi Linda
9 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kematian tuan tanah di Wagir bernama Kusenan, 59, warga Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jatim, pada Senin (13/10/2025), masih menyisakan kejanggalan. Karena itu, puluhan warga dan para kepala dusun sepakat melaporkan adanya dugaan tindak pidana dalam kematian itu.

Warga pun menggelar pertemuan di Balai Desa Dalisodo, Selasa (14/10/2025). Meski keluarga menolak otopsi, warga tetap kukuh untuk melaporkan kejadian ini ke Polres Malang.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Sejumlah warga dalam pertemuan ini mengungkapkan dugaan mereka terkait adanya penganiayaan yang menyebabkan kematian tuan tanah di Wagir bernama Kusenan ini. Kusenan diduga dianiaya anak pertamanya berinisial AT, 37, pada Minggu (12/10/2025), sekitar pukul 17.00.

Baca Juga: Anak dan Cucu Diduga Aniaya Tuan Tanah di Wagir hingga Tewas, Keluarga Tolak Otopsi

Tidak hanya sekali, warga membeberkan, dugaan penganiayaan terjadi berkali-kali saat korban masih hidup. Bahkan, korban sempat bercerita pada warga lain dianiaya anak pertamanya.

“Masyarakat ingin proses hukum ini terbuka dan transparan, harus ditindaklanjuti sesuai proses hukum. Menurut keterangan masyarakat, kejadian ini nggak hanya terjadi sekali dua kali,” terang Kepala Desa Dalisodo Suprapto.

Kasus tuan tanah di Wagir.
Kepala Desa Dalisodo Suprapto (membawa mic) dan Kapolsek Wagir AKP Sutadi (tiga dari kiri) menemui warga pada Selasa (14/10/2025). (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Dia menambahkan, dirinya dan sejumlah saksi telah mendatangi Satreskrim Polres Malang pada Senin sore (13/10/2025). Tapi, tidak ada tindak lanjut karena pihak keluarga tidak melaporkan peristiwa ini.

Meski pihak keluarga tidak melapor, pemerintah desa tetap bisa melaporkan adanya dugaan tindak pidana. Karena itu, Suprapto mengumpulkan warga untuk mengambil keputusan apakah kejadian ini dilaporkan ke polisi atau tidak.

“Masyarakat menghendaki proses hukum ini berlanjut,” kata Suprapto.

Polisi Segera Selidiki Kasus usai Perangkat Desa Melapor

Terpisah, Kapolsek Wagir AKP Sutadi mengatakan, laporan membutuhkan surat pernyataan yang ditandatangani warga. Setelah tanda tangan terkumpul, dia mengatakan, maka kedes membuat laporan ke Polres Malang.

“Yang bisa melaporkan hanya keluarga korban dan perangkat desa. Setelah ada laporan, kami lakukan penyelidikan,” terang Sutadi.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penganiayaan menimpa tuan tanah di Wagir bernama Kusenan, 59, warga Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jatim. Akibatnya, tuan tanah di Wagir ini tewas pada Senin Subuh (13/10/2025) karena luka-luka di bagian wajah usai diduga dianiaya anak dan cucunya.

Dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, tuan tanah di Wagir ini diduga mengalami penganiayaan sebelum akhirnya meninggal dunia. Dugaan penganiayaan dilakukan oleh putranya yang berinisial AT, 37; dan cucunya RAI, 15. Polisi masih belum mengetahui motif dan modus dugaan penganiayaan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anak dan cucu aniaya tuan tanah WagirBerita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniMalangPenganiayaan tuan tanah di WagirTuan tanah di Wagir tewas
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Pemkab Tuban.

DBH Migas Turun Drastis, Pemkab Tuban Siapkan Strategi Efisiensi tanpa Kurangi Layanan Publik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID