• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tuan tanah di Wagir.

Warga menggotong jenazah tuan tanah di Wagir yang diduga jadi korban penganiayaan dari rumah duka ke pemakaman. (Foto: Istimewa)

Anak dan Cucu Diduga Aniaya Tuan Tanah di Wagir hingga Tewas, Keluarga Tolak Otopsi

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kasus dugaan penganiayaan menimpa tuan tanah bernama Kusenan, 59,  warga Desa Dalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jatim. Akibatnya, tuan tanah di Wagir ini tewas pada Senin Subuh (13/10/2025) karena luka-luka di bagian wajah usai diduga dianiaya anak dan cucunya.

Dalam perjalanan menuju ke rumah sakit, tuan tanah di Wagir ini diduga mengalami penganiayaan sebelum akhirnya meninggal dunia. Dugaan penganiayaan dilakukan oleh putranya yang berinisial AT, 37; dan cucunya RAI, 15. Polisi masih belum mengetahui motif dan modus dugaan penganiayaan ini.

You might also like

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

04/06/2026 12:32 PM
Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM

Baca Juga: Calon Ayah Tiri di Tuban Diamankan Polisi, Diduga Aniaya Anak Usia 4 Tahun

Kapolsek Wagir AKP Sutadi mengatakan, laporan dugaan penganiayaan terhadap korban diterima pada Minggu malam (12/10/2025).

Saat petugas mendatangi rumahnya pada Senin pagi (13/10/2025), korban sudah meninggal dunia. Selain itu, dia mengatakan, keluarga korban menolak otopsi.

“Saya meminta korban divisum. Tapi, pihak keluarga menolak dan sudah membuat surat pernyataan,” kata Sutadi.

Meski demikian, Sutadi menyebut, dia akan tetap gelar perkara untuk menentukan tindak lanjutnya. Dalam gelar perkara ini, polisi akan menentukan ada dugaan tindak pidana atau tidak dalam kasus ini.

“Nanti akan kami gelar di Polres Malang,” ujar Sutadi.

Korban Sempat Terlibat Cekcok dengan Anaknya

Terpisah, Kepala Desa Dalisodo Suprapto membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap korban. Bahkan, dia mengatakan, penganiayaan terjadi berkali-kali.

“Menurut keterangan warga, tiga hari yang lalu juga terjadi dugaan penganiayaan terhadap korban,” kata Suprapto.

Dia mengatakan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Wagir, Minggu malam (12/10/2025) karena luka yang dialami. Korban sempat pulang ke rumah, namun kondisinya semakin parah pada Senin Subuh (13/10/2025).

Korban dilarikan ke RS Panti Waluyo Kota Malang, tapi meninggal dalam perjalanan. Saat tiba di RS Panti Waluyo, korban dinyatakan meninggal.

Tuan tanah di Wagir Malang.
Kepala Desa Dalisodo Suprapto. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Berdasarkan pemeriksaan di Puskesmas Wagir, diketahui ada luka lebam dan sobek di wajah korban. Luka lebam berada di kening, bibir, dan pipi kanan. Sementara luka sobek berada di bibir kiri.

“Meski keluarga membuat surat pernyataan menolak otopsi, proses hukum tetap berjalan,” tegas Suprapto.

Dia menyebut, Kusenan merupakan salah satu orang terkaya di Desa Dalisodo. Berdasarkan data yang dimiliki Pemerintah Desa Dalisodo, korban memiliki sekitar 21 hektare tanah. Sehari-hari, korban bekerja sebagai makelar tanah.

Hubungan korban dengan tetangga dan warga sekitar cukup baik. Tapi, beberapa orang sempat melihat korban terlibat cekcok dengan anaknya.

“Saya kurang tahu (cekcok) perkara apa,” kata Suprapto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anak dan cucu aniaya tuan tanah WagirBerita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniMalangPenganiayaan tuan tanah di WagirTuan tanah di Wagir tewas
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

Next Post
Korban Ponpes Al-Khoziny.

Tim DVI Polda Jatim Umumkan 2 Korban Ponpes Al-Khoziny Baru Teridentifikasi, Berikut Daftar Namanya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID