JEMBER, Tugujatim.id – Gelombang antusiasme masyarakat untuk menggunakan jasa perkeretaapian di area cakupan PT KAI Daerah Operasi (Daop) 9 Jember terus memperlihatkan perkembangan menggembirakan. Buktinya terlihat jelas dari membeludaknya jumlah pemudik di Stasiun Jember pada kuartal ketiga 2025, dengan kenaikan mencapai 13 persen jika dibandingkan waktu serupa pada 2024.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, selama periode Juli hingga September 2025, mereka berhasil mengangkut 2.578.979 orang. Jumlah tersebut naik drastis dari capaian 2024 yang hanya mencapai 2.274.721 penumpang pada kuartal yang sama.
Baca Juga: 95 Barang Milik Penumpang KA Tertinggal di Stasiun Malang, Ini Cara Ambilnya!
“Ini bukan sekadar deretan angka biasa, tetapi menggambarkan keyakinan publik yang makin solid pada jasa transportasi rel yang kami tawarkan. Kami mengapresiasi sambutan luar biasa ini. Bukti nyata bahwa moda kereta kini menjadi opsi nomor satu warga untuk mobilitas, entah untuk keperluan pekerjaan, wisata, atau kunjungan keluarga,” kata Cahyo pada Selasa (14/10/2025).
Menurut dia, peningkatan ini merupakan hasil dari dedikasi KAI dalam mengoptimalkan mutu layanan, akurasi jadwal, ditambah jaminan keselamatan dan kenyamanan sepanjang trip. Dari keseluruhan volume tersebut, Stasiun Jember merajai sebagai stasiun paling ramai dengan mencatat 843.645 orang.
Tingginya aktivitas di lokasi ini membuktikan fungsinya sebagai salah satu hub transportasi krusial di wilayah Tapal Kuda. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Banyuwangi Kota dengan 365.828 penumpang, Stasiun Ketapang 268.601 penumpang, Stasiun Kalisetail 259.281 penumpang, dan Stasiun Rogojampi 203.775 penumpang.
Di sisi lain, sejumlah rangkaian juga tercatat sebagai andalan para pelanggan. Untuk kategori Public Service Obligation (PSO), dua nama tetap mendominasi preferensi warga:
- KA Probowangi rute Ketapang–Surabaya Gubeng mengangkut 301.425 penumpang
- KA Sritanjung rute Ketapang–Lempuyangan melayani 228.308 penumpang
Pada kategori komersial (Non-PSO), minat publik juga tersebar ke berbagai trayek, memperlihatkan konektivitas yang makin dipercaya. Berikut rangkaian komersial paling diminati:
- KA Blambangan Ekspres (Ketapang-Pasarsenen): 124.051 penumpang
- KA Logawa (Ketapang – Purwokerto): 110.873 penumpang
KAI Daop 9 Jember Imbau Warga Hati-Hati Beli Tiket
Cahyo menegaskan bahwa keistimewaan transportasi rel seperti terhindar dari kemacetan, lebih secure, on-time, dan eco-friendly menjadi daya tarik utama bagi masyarakat. Seiring tingginya permintaan ini, KAI Daop 9 Jember mengimbau warga agar berhati-hati saat membeli tiket.
“Kami mengajak semua calon pengguna jasa untuk memperoleh tiket lewat platform resmi KAI, yakni aplikasi Access by KAI, situs kai.id, dan partner penjualan resmi lain. Ini sangat krusial guna menghindari jebakan penipuan dan calo yang bisa merugikan,” ujar Cahyo tegas.
Dia memperingatkan, jangan sekali-kali tergiur dengan oknum yang menjanjikan kemudahan memperoleh tiket di luar jalur resmi dengan bayaran ekstra. Tiket dengan data tidak matching dengan identitas penumpang akan dibatalkan saat boarding.
Demi kenyamanan bersama, KAI Daop 9 Jember juga konsisten mengingatkan pelanggan untuk senantiasa mengawasi barang bawaan, menjaga safety saat di stasiun dan di dalam gerbong, serta menaati regulasi yang ada, termasuk prohibition merokok di semua area perkeretaapian.
“Kami ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang pleasant dan memorable untuk semua. Mari kolaborasi menjaga ketertiban dan kenyamanan supaya setiap trip dengan kereta api menjadi pengalaman yang tak terlupakan,” pungkas Cahyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








