• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hari Santri Nasional.

Beberapa santri merayakan Hari Santri Nasional di Yogyakarta, 26 Oktober 2016. (Foto: dok GettyImages/PraditaUtama/NurPhoto)

Lirik Lengkap Mars Hari Santri 2025, Makna dan Sejarahnya

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 yang jatuh setiap 22 Oktober, lagu “Mars Hari Santri” kembali menggema di berbagai pesantren, sekolah, dan lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia.

Lagu ini menjadi simbol semangat perjuangan dan cinta santri kepada negeri, sekaligus pengingat peran besar santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

You might also like

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

04/06/2026 12:03 PM
Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

04/06/2026 11:07 AM

Lirik Mars Hari Santri

22 Oktober 45
Resolusi Jihad panggilan jiwa
Santri dan ulama tetap setia
Berkorban pertahankan Indonesia

Saat ini kita telah merdeka
Mari teruskan perjuangan ulama
Berperan aktif dengan dasar Pancasila
Nusantara tanggung jawab kita

Hari Santri, Hari Santri, Hari Santri
Hari Santri bukti cinta pada negeri
Rida dan rahmat dari Ilahi
NKRI harga mati

Ayo santri, ayo santri, ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada Kiai
Jayalah bangsa, jaya negara
Jayalah pesantren kita

Mari bersiap kita berangkat
Ke pesantren dengan penuh semangat
Raih cita-cita luruskan niat
Mengabdi untuk kemaslahatan umat

Hari Santri, Hari Santri, Hari Santri
Hari Santri bukti cinta pada negeri
Rida dan rahmat dari Ilahi
NKRI harga mati

Ayo santri, ayo santri, ayo santri
Ayo ngaji dan patuh pada kiai
Jayalah bangsa, jaya negara
Jayalah pesantren kita

Jayalah bangsa negara
Jayalah Indonesia
Jayalah Indonesia

Makna Lagu Mars Hari Santri

Lirik lagu ini sarat dengan nilai-nilai nasionalisme, religiusitas, dan pengabdian. Lirik “22 Oktober 45, Resolusi Jihad panggilan jiwa” menjadi pengingat penting atas tonggak sejarah perjuangan santri yang rela berkorban mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sejak seruan Resolusi Jihad dikumandangkan KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945, santri dan ulama tampil di garda terdepan perjuangan bangsa. Semangat itu tersirat pula dalam bait “Santri dan ulama tetap setia”, yang menggambarkan dedikasi kaum santri kepada agama, bangsa, dan tanah air.

Sementara lirik “Berperan aktif dengan dasar Pancasila, Nusantara tanggung jawab kita” menegaskan bahwa peran santri tidak terbatas pada bidang keagamaan, melainkan juga mencakup tanggung jawab menjaga nilai kebangsaan dan persatuan Indonesia. Bait lain seperti “Hari Santri bukti cinta pada negeri, NKRI harga mati” menjadi pernyataan kuat bahwa kecintaan terhadap Indonesia merupakan bagian dari keimanan dan tanggung jawab moral setiap santri.

Baca Juga: Doa untuk Upacara Hari Santri 2025 dari Kemenag

Melalui seruan “Ayo ngaji dan patuh pada kiai”, lagu ini mengajak santri untuk terus menuntut ilmu dengan adab, disiplin, dan semangat tinggi. Secara keseluruhan, Mars Hari Santri menggambarkan perpaduan semangat jihad intelektual, cinta tanah air, dan nilai religius yang melekat dalam diri santri Indonesia. Hari Santri kini bukan hanya milik kalangan pesantren, melainkan milik seluruh bangsa. Lagu ini menjadi pengingat bahwa santri bukan sekadar simbol kesalehan, tetapi juga penjaga nilai-nilai kebangsaan dan keindonesiaan.

Sejarah Singkat Hari Santri Nasional

Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Tanggal 22 Oktober dipilih untuk mengenang peristiwa penting dalam sejarah bangsa, yaitu Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

Pada 22 Oktober 1945, di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, KH. Hasyim Asy’ari bersama para ulama Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan bahwa mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan adalah fardhu ain atau kewajiban individu bagi umat Islam.

Seruan ini kemudian menyebar ke berbagai daerah, memicu gelombang perlawanan terhadap pasukan Inggris dan Belanda yang ingin kembali menjajah Indonesia. Puncaknya terjadi pada Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, yang menjadi salah satu momentum heroik dalam sejarah bangsa.

Kemudian, usulan penetapan Hari Santri sebenarnya sudah muncul sejak lama. Namun, gagasan resmi mulai mengemuka saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Babussalam, Malang, pada tahun 2014.

Dalam kunjungan itu, para santri menyampaikan aspirasi agar perjuangan ulama dan santri diakui secara nasional melalui penetapan Hari Santri.

Usulan tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan hingga akhirnya, pada 15 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri Nasional.

Penetapan ini pertama kali diumumkan di Pesantren Tebuireng, Jombang, tempat KH. Hasyim Asy’ari dimakamkan. Hal tersebut menegaskan kembali akar sejarah Hari Santri di tanah kelahiran Resolusi Jihad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Hari Santri 2025Hari Santri Nasional 2025Mars Hari SantriPeringatan Hari Santri Nasional 2025
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Pameran Seni Surabaya.

Catat Tanggalnya! Ini Deretan Pameran Seni Surabaya yang Digelar Sepanjang Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 11:07 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Memasuki bulan Juni 2026, acara-acara yang diselenggarakan di Surabaya banyak macamnya, salah satunya pameran seni. Mau tahu...

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Next Post
Festival Gandrung Sewu .

Jelang Festival Gandrung Sewu 2025 Ada Promo KA, Simak Selengkapnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID