Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon pendidik profesional melalui Program Asistensi Mengajar (AM) di SMA Laboratorium UM. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka selama hampir empat bulan, mulai 26 Agustus hingga 6 Desember 2024.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa asistensi hadir mengikuti jadwal sekolah, yaitu pukul 07.00–15.30 WIB setiap Senin hingga Kamis, serta pukul 07.00–11.15 WIB setiap Jumat.
Mereka terlibat aktif dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas X-3 dan X-4, sekaligus menerapkan beragam metode pembelajaran seperti Project Based Learning, Cooperative Learning, Think Pair Share (TPS), Make a Match, hingga Team Games Tournament (TGT).
Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga untuk terjun langsung ke dunia pendidikan. Mereka tidak hanya belajar menyampaikan materi, tetapi juga menyusun modul ajar, merancang perangkat pembelajaran, serta mengasah keterampilan pedagogik dan komunikasi.

Program ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami karakteristik peserta didik sekaligus mengembangkan kemampuan profesional di lapangan.
Selain itu, mahasiswa juga dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Pemanfaatan perangkat digital seperti laptop, ponsel, dan tablet menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan inovatif.

Tak hanya meningkatkan kemampuan mengajar, kegiatan asistensi ini juga mengasah soft skill mahasiswa, termasuk dalam hal manajemen waktu, kepemimpinan, dan kerja sama tim.
Dengan berbagai pengalaman yang diperoleh, Program Asistensi Mengajar di SMA Laboratorium UM menjadi langkah nyata Universitas Negeri Malang dalam mempersiapkan generasi pendidik yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan modern.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








