MALANG, Tugujatim.id – Acara bertajuk ‘Merdeka Tanpa Batas, Masa Depan Tanpa Perundungan’ digelar penuh semangat di Gedung Aula SMA Negeri (SMAN) 6 Malang oleh Paragonation, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini bertujuan mengurangi angka perundungan di Indonesia, terutama di lingkungan pendidikan.
Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman juga disambut baik oleh para pelajar SMA Negeri (SMAN) 6 Malang melalui kegiatan Paragonation #1MYouthsStopBullying.
Aksi edukatif ini mengajak siswa untuk lebih peduli, berani bersuara, dan bersama-sama menghentikan segala bentuk perundungan yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah.
Paragonation #1MYouthsStopBullying
Paragon merupakan perusahaan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) yang memiliki program CSR dengan fokus pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan perempuan dan ekonomi. Salah satunya, yaitu program Paragonation untuk mencegah perundungan di lingkungan pendidikan Indonesia melalui #1MYouthsStopBullying.
Arti dari #1MYouthsStopBullying, yaitu mengajak satu juta pemuda untuk turut mencegah tindakan perundungan atau bullying guna menciptakan ekosistem dan lingkungan aman serta mendukung bagi generasi muda. Tag inilah yang digaungkan oleh Paragonation dalam memerangi perundungan di Indonesia.

Seorang trainer Paragon Corp, Nita mengatakan, program Paragonation merupakan salah satu program CSR Paragon Corp yang dapat membuka kesempatan untuk memperluas manfaat dalam pencegahan perundungan di lingkungan pendidikan Indonesia.
“Sebenarnya, misi Paragon kan menjadi sesuatu yang bermanfaat yaa, nah ini salah satu cara kita menjadi bermanfaat untuk orang lain, ” kata Nita.
Nita mengatakan, program ini berawal dari kekhawatiran maraknya kasus bullying yang terjadi di Indonesia, salah satunya lingkungan sekolah.
“Bullying ini kan lagi marak banget,apalagi ada yang barusan viral juga, nah kita fokusnya ke teman-teman yang masih sekolah,” tutur Nita.
Di samping itu, Nita berharap, kegiatan Paragonation #1MYouthsStopBullying ini dapat menumbuhkan mindset pelajar yang percaya diri, memiliki pola pikir bertumbuh, dan juga memiliki rasa empati.
Paragonation #1MYouthsStopBullying X SMAN 6 Malang
Kegiatan yang diusung Paragonation #1MYouthsStopBullying, yaitu boardgame edukatif, training of trainers, dan roadshow goes to school. Kegiatan ini telah dilaksanakan di berbagai kota, seperti Medan, Makassar, Samarinda, Banjarmasin, dan Malang.
Salah satu sekolah yang digandeng Paragonation #1MYouthsStopBullying adalah SMAN 6 Malang. Hal itu tentunya mendapatkan sambutan yang antusias dari warga SMAN 6 Malang.
Kepala Sekolah SMAN 6 Malang, Ernawati, S.Pd., M.M. mengutarakan rasa terima kasihnya karena SMAN 6 Malang menjadi salah satu tujuan roadshow #1MYouthsStopBullying.

“Ini hal yang sangat positif, saya mengucapkan terima kasih kepada Paragon yang telah mempercayai SMAN 6 Malang untuk menjadi tempat acara ini,” kata Ernawati.
Ernawati juga menyampaikan harapannya terkait pelaksanaan kegiatan agar Paragonation menambah jumlah peserta yang dapat menghadiri acara ini.
“Syukur kalau tahun depan tidak terbatas hanya 100 anak saja, tetapi bisa seluruhnya mengikuti rangkaian acara karena saya pikir semua perlu tahu untuk semakin mengecilkan angka perundungan dan kekerasan di sekolah,” tutur Ernawati.
Pesan dan Kesan untuk Paragonation #1MYouthsStopBullying
Paragonation #1MYouthsStopBullying di SMAN 6 Malang diikuti oleh siswa pilihan dari kelas 10 dan 11. Mereka mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini.
Adanya boardgame edukatif bernama buddy pekerti menambah keantusiasan para siswa. Buddy pekerti merupakan boardgame untuk meningkatkan rasa percaya diri, pola pikir bertumbuh, dan empati pada individu atau pun kelompok. Salah satunya, Sabrina, siswa kelas 11 yang tertarik dengan boardgame edukatif ini.
“Tadi permainan buddy pekerti seru juga ternyata, saya bisa mendapatkan banyak pengalaman dari cerita teman-teman,” kata Sabrina.
Najarial, siswa kelas 11 juga menyampaikan ketertarikannya pada permainan boardgame. Katanya, acara ini sangat menarik apalagi ada boardgamenya.
“Eventnya sangat menarik, banyak informasi yang saya dapatkan. Lalu ada permainan board game yang sangat seru dan menarik juga,” kata Najarial.
Di samping itu, ada siswa kelas 10, Stefani Callista yang mendapatkan banyak pelajaran dari acara ini.
“Acara ini penting untuk remaja karena kita bisa lebih waspada dan belajar bagaimana cara menangani perundungan,” ujar Stefani.
Visya Glonasya, siswa kelas 10 menambahkan, pesan dan kesannya kalau acara ini sangat seru dan mengedukasi.
“Acaranya seru banget dan bisa mengedukasi teman² juga saya sendiri untuk lebih aware dan empati kepada orang di sekitar kita,” kata Visya.
Selain itu, terdapat siswa kelas 10 yang juga mendapatkan pelajaran dari acara ini, Muhammad Yahya mengatakan, ia mendapatkan pelajaran untuk tidak merundung orang.
“Kita bisa mendapatkan pelajaran untuk tidak membully orang dan jangan merundung teman-teman yang memiliki kekurangan,” kata Yahya.
Hentikan Perundungan bersama Paragonation #1MyouthStopBullying
Melalui Paragonation #1MyouthStopBullying di SMAN 6 Malang ini, terlihat jelas bahwa semangat kolaborasi antara Paragonation dan dunia pendidikan mampu menciptakan ruang aman bagi para pelajar untuk belajar, berekspresi, dan saling menghargai. Edukasi yang dikemas dengan cara interaktif melalui seminar dan boardgame menjadikan pesan anti perundungan lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di seluruh Indonesia. Dengan keterlibatan aktif para pelajar dan guru, cita-cita untuk mewujudkan masa depan tanpa perundungan bukan hanya sekadar slogan, tetapi menjadi budaya positif yang dapat tumbuh di kalangan generasi muda Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Nur Laila Khoriroh/ Magang
Editor: Darmadi Sasongko








