• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
TPPI Tuban

Masa aksi membentangkan spanduk tuntutan dari warga atas kejadian kebakaran kilang Petrokimian PT TPPI Tuban. foto dok. M. Abdurrochim

Warga Kepung PT TPPI Tuban Tuntut Kompensasi dan Prioritas Kerja

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
9 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Ratusan warga dari Desa Tasikharjo dan Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, menggeruduk PT Trans Pacific Petrochemical Indotama Tuban (PT TPPI Tuban), Senin (27/10/2025). Massa menuntut pertanggungjawaban usai insiden kebakaran kilang yang memicu kepanikan massal pada 16 Oktober lalu.

Aksi warga berlangsung sejak pagi dengan membawa sejumlah spanduk tuntutan. Massa menilai perusahaan produsen BBM Pertamax dan Pertalite itu abai terhadap keresahan masyarakat sekitar usai kebakaran di area pompa kilang.

You might also like

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

20/07/2026 2:30 PM
Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

18/07/2026 4:04 PM

“Kami hanya meminta keadilan. Kebakaran kemarin membuat warga panik, bahkan anak-anak mengalami trauma saat melihat asap hitam pekat,” ungkap Koordinator Aksi, Sutrisno (51), warga Desa Tasikharjo.

Tiga tuntutan utama yang disuarakan warga, pertama konpensasi untuk warga terdampak, minimal Rp300 ribu per kepala keluarga dalam bentuk sembako. Kedua Prioritas tenaga kerja lokal, minimal 1–2 persen untuk masyarakat ring 1. Serta Penguatan komunikasi perusahaan dengan warga, termasuk penambahan kuota Humas.

Menurut Sutrisno, insiden kebakaran kilang itu meninggalkan trauma mendalam. Ia mencontohkan keponakannya yang shock melihat flare asap hitam pasca kejadian kebakaran. “Ini dampak psikologis yang nyata,” tegasnya.

TPPI Tuban
Masa aksi membentangkan spanduk tuntutan dari warga atas kejadian kebakaran kilang Petrokimian PT TPPI Tuban. foto dok. M. Abdurrochim

Selain itu, warga keberatan jika mediasi hanya dilakukan secara tertutup di dalam Kantor TPPI. Sebab, anggapan masa aksi akan hal -hal yang lainnya, jika memang ada pertemuan di dalam.

“Kami takut hasil audiensi diselewengkan. Kalau perwakilan tidak membawa hasil sesuai harapan warga, mereka bisa difitnah,” lanjutnya.

Masyarakat juga mengaku resah terhadap kondisi kilang yang dinilai sudah menua. Pabrik ini berdiri sejak 1997 dan mulai operasional 2004. Banyak jalur yang sudah usang.

“Wajar kalau kami takut kebakaran terulang,” tambahnya.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, massa mengancam akan bertahan hingga empat hari ke depan. Namun mereka menegaskan aksi tetap damai tanpa memblokade akses keluar masuk karyawan TPPI. Dari data warga, jumlah penerima kompensasi diperkirakan sekitar 1.200 KK di Desa Remen dan 780 KK di Tasikharjo.

Area Manager Commercial & CSR PT TPPI Tuban, Tinoto, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan beberapa kali mediasi pascakebakaran, difasilitasi Forkopimka dan Kalaksa BPBD.

“Tuntutan warga terutama soal kompensasi dan tenaga kerja. Manajemen menilai perlu melibatkan pihak ketiga sebagai mediator agar penilaian tuntutan objektif,” jelasnya.

TPPI Tuban
Area Manager Commercial & CSR PT TPPI Tuban, Tinoto menemui masa aksi, dan menawarkan pertemuan perwakilan di dalam TPPI Tuban

Tinoto mengakui ada pembicaraan tentang kemungkinan pemberian sembako sebanyak 300 paket melalui mediator, saat itu yang menawarkan pihak Forkopimka dan Kalaksa BPBD Tuban. Namun tawaran itu disebut belum diterima warga.

Terkait kekhawatiran kebakaran terulang, pihaknya mengaku tengah melakukan evaluasi dan mitigasi.

“Bagian safety sudah bekerja untuk mencegah kejadian serupa. Saat ini investigasi lanjutan masih berjalan,” tandasnya.

Sampai saat ini aksi massa masih berlangsung sampai dengan tuntutan dipenuhi oleh pihak perusahaan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten TubanTPPI TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

CR-V.

5 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Pandaan-Malang, Sopir Honda CR-V Hantam Truk Parkir Diduga Microsleep

by Dwi Linda
16/07/2026 3:17 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil dan truk terjadi di jalan Tol Pandaan-Malang KM 71/B, tepat di wilayah...

Next Post
Buih Putih Misterius

Respons DLH Soal Buih Putih Misterius Muncul di Sungai Mojokerto

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID