JEMBER, Tugujatim.id – Rute penerbangan Jakarta (Halim Perdanakusuma)-Jember akan kembali beroperasi setelah sebelumnya terhenti akibat evaluasi yang dilakukan oleh pihak maskapai. PT Surya Mataram Nusantara dan pemkab sepakat melanjutkan penerbangan Jember-Jakarta hingga Desember 2025.
Deputi Komersial Direktur PT Surya Mataram Nusantara (Fly Air Jaya) Ary Mercyanto menyatakan pihaknya sangat berhati-hati dalam mengoperasikan penerbangan Jember-Jakarta ini mengingat adanya keterlibatan anggaran pemerintah.
“Kami mengevaluasi agar apa yang kami lakukan ke depan bersama Pemkab Jember semuanya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya pada Selasa malam (28/10/2025).
Setelah menjalankan enam kali penerbangan Jember-Jakarta, Ary menyampaikan beberapa inovasi akan diterapkan pasca evaluasi. Salah satunya adalah perlunya fase evaluasi di Bandara Jember untuk meningkatkan daya angkut penerbangan, yang diharapkan dapat menekan biaya operasional.
Harga Tiket Diupayakan Murah pada Januari
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan, penerbangan ini bukan sekadar keinginan, melainkan kebutuhan mendesak. Dengan status Jember sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur, konektivitas udara menjadi kunci menarik investasi.
“Bagaimana investasi mau masuk ke Jember kalau tol kami belum tersambung, bandara tidak aktif, dan pelabuhan belum ada? Keberadaan bandara ini adalah kebutuhan untuk menarik investasi,” tegas bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu.
Dia juga mengakui tarif penerbangan saat ini masih relatif tinggi, namun menurutnya tetap worth it mengingat penghematan waktu signifikan, dari 6 hingga 8 jam perjalanan darat menjadi hanya sekitar 2 jam penerbangan.
“Sampai Desember tiketnya masih agak tinggi. Insyaa Allah mulai Januari tiketnya akan kami usahakan kembali murah,” janji Gus Fawait.
Dia juga menekankan pentingnya penerbangan langsung ke Halim yang berada di pusat ibu kota Jakarta, bukan Tangerang atau Cengkareng, karena menargetkan investor dan pelaku usaha yang berpusat di Jakarta. Setidaknya, operasional penerbangan hingga Desember akan menjadi bahan evaluasi Pemkab Jember untuk kelanjutan penerbangan pada 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








