MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang usul adanya sinergi angkot sebagai angkutan sekolah gratis. Tujuannya untuk memperkuat infrastruktur transportasi publik di Kota Malang yang berdampak kepada masyarakat luas.
Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnaggani Sirraduhita mengatakan, Kota Pendidikan ini memiliki bus sekolah gratis. Tapi, dia mengatakan, rutenya masih belum menjangkau jalur kecil di perkampungan.
“Bus sekolah tetap dipakai, tetapi kita juga harus memiliki rute kecil sampai masuk ke gang-gang,” ujarnya.
Baca Juga: Operasional Bus Trans Jatim di Kota Malang Akhir November 2025, Bakal Libatkan Sopir Angkot!
Dia menilai, sinergi bersama angkot bisa memperkuat infrastruktur angkutan publik, terutama untuk angkutan sekolah gratis.
“Bus sekolah kan untuk antar jemput pelajar. Tapi, kalau hanya di jalan-jalan besar ya ngapain. Kenapa nggak kerja sama dengan angkot,” ucapnya.
Konsep Bisa Pakai Sistem Rolling
Dia melanjutkan, jika APBD tidak mampu mengcover program angkutan sekolah gratis bagi seluruh aramada angkot, maka bisa disistem rolling atau bergantian.
“Kendalanya pada banyaknya jumlah angkot, ya kan bisa gantian. Jadwalnya ditata yang rapi dan harus adil. Saya kira kalau teman-teman sopir angkot diajak bicara itu bisa kok. Tentu mau mereka,” imbuhnya.
Tidak hanya pelajar, menurut dia, bus sekolah gratis saat ini ternyata banyak diminati kalangan mahasiswa.
“Saya pernah terima audiensi ternyata anak kuliah juga naik. Mahasiswa bahkan juga mengeluhkan kenapa Kota Malang sebagai kota besar dengan banyak kampus tetapi tidak punya transportasi publik yang baik,” ungkapnya.
Dia tidak memungkiri kondisi angkot di Kota Malang telah terpinggirkan dengan kemunculan transportasi online. Bahkan, ada rencana operasional Bus Trans Jatim di Kota Malang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








