• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Semeru

Petugas berkoordinasi sebelum evakuasi korban. (Foto: Kantor Basarnas Surabaya)

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui jalur ilegal. Korban mengalami patah tulang dan hingga Rabu (03/06/2026), proses evakuasi masih dilakukan tim SAR gabungan karena medan yang ekstrem.

Insiden tersebut terjadi pada Senin (01/06/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diketahui melakukan pendakian bersama dua rnnya melalui jalur tidak resmi di kawasan Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha menjelaskan, korban baru ditemukan tim gabungan pada Selasa (02/06/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, proses penyelamatan berjalan lambat lantaran kondisi jalur yang terjal dan sulit dijangkau.

“Korban sudah mulai dibawa turun. Apabila kondisi cuaca dan medan memungkinkan, korban diperkirakan tiba di posko evakuasi tengah hari ini,” ujar Rudijanta dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, petugas juga telah menyiapkan posko evakuasi sementara di rumah warga sekitar. Ambulans dan tenaga medis disiagakan untuk memberikan penanganan awal sebelum korban dirujuk ke rumah sakit apabila kondisinya membutuhkan perawatan lanjutan.

Korban Sempat Kirim Titik Koordinat

Peristiwa itu bermula saat tiga pendaki asal Semarang, Pasuruan, dan Malang melakukan perjalanan menuju Gunung Semeru pada Sabtu (30/05/2026). Mereka diketahui masuk melalui jalur Candi Jawar Purbakala di Kecamatan Ampelgading.

Jalur tersebut bukan akses resmi pendakian wisata yang dikelola BB TNBTS. Warga sekitar mengenalnya sebagai jalur alternatif menuju kawasan Semeru yang sering dipakai pendaki ilegal.

Padahal hingga kini, jalur resmi pendakian Gunung Semeru masih ditutup menyusul aktivitas vulkanologi gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut. Penutupan dilakukan demi keselamatan pengunjung dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.

“Karena itu aktivitas ketiga orang tersebut termasuk pendakian ilegal dan tidak tercatat dalam sistem pelayanan pendakian BB TNBTS,” tegas Rudijanta.

Keesokan harinya, salah satu pendaki sempat menghubungi orang tuanya. Dalam komunikasi singkat itu, korban mengaku terjatuh di lereng Gunung Semeru dan membutuhkan pertolongan segera. Ia juga sempat mengirimkan titik koordinat lokasi terakhir sebelum akhirnya komunikasi terputus.

Evakuasi Libatkan Warga dan Tim SAR

Mendapat kabar tersebut, ayah korban bersama enam warga Kecamatan Ampelgading langsung melakukan pencarian pada Senin (01/06/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka harus berjalan kaki selama kurang lebih delapan jam melewati medan curam dan minim akses.

Setelah pencarian semalaman, rombongan berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat. Namun proses membawa korban turun tidak mudah karena kondisi jalur yang berat dan licin, sehingga membutuhkan tambahan personel evakuasi.

BB TNBTS menegaskan akan terus melakukan koordinasi bersama seluruh unsur SAR hingga proses evakuasi selesai. Masyarakat juga diimbau tidak melakukan pendakian melalui jalur ilegal karena risiko keselamatannya sangat tinggi.

“Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut juga membahayakan keselamatan pendaki sendiri. Kami mengimbau masyarakat mematuhi kebijakan resmi pengelola kawasan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Gunung Semeruberita malangberita Malang hari iniKabupaten MalangKabupaten Malang hari iniPendaki SemeruPendaki Semeru Terjatuh
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID