SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Surabaya kembali menegaskan keseriusan dalam menjaga kawasan eks lokalisasi Dolly (Gang Dolly) tetap steril dari praktik prostitusi.
Setelah Kepolisian melakukan penindakan terhadap dugaan prostitusi di sebuah rumah kos di kawasan Putat Jaya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan bahwa upaya pengawasan tidak akan berhenti.
Penindakan tersebut bukan terjadi di area inti Dolly, melainkan di kos-kosan yang berada di sekitarnya. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa kawasan yang pernah menjadi lokalisasi terbesar di Asia Tenggara itu tetap dalam kondisi aman.
“Patroli kita tetap jalan terus. Ini semua hasil koordinasi dengan Polrestabes Surabaya, sama seperti yang kita lakukan di eks lokalisasi Moroseneng,” kata Eri, pada Selasa, 18 November 2025.
Menurutnya, patroli gabungan antara Pemkot Surabaya dan kepolisian merupakan langkah berkelanjutan untuk memastikan tidak ada celah bagi munculnya kembali praktik prostitusi terselubung. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghentikan pemantauan di titik-titik rawan.
“Kalau Dolly-nya clear, aman. Tapi kita tetap bergerak. Pengawasan ini memang tidak pernah berhenti,” tegasnya.
Eri juga mengingatkan peran penting warga sekitar dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dari praktik yang melanggar hukum dan norma tersebut.
Ia meminta masyarakat turut aktif melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di permukiman atau rumah kos.
“Mulai Moroseneng sampai Dolly, kami bersama Polrestabes terus melakukan patroli. Tapi semua kembali ke warga. Mohon titip lingkungannya,” ujar Eri.
Terkait terduga pelaku yang sudah diamankan, Eri mendukung penuh langkah tegas aparat penegak hukum. Kendati demikian, Pemkot Surabaya berharap kawasan bekas lokalisasi maupun permukiman di sekitarnya benar-benar bebas dari praktik prostitusi, sekaligus menjaga citra kota yang pernah berhasil menutup salah satu lokalisasi terbesar di Indonesia tersebut.
“Sanksinya harus berat. Praktik seperti ini haram dan tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Layla Aini
Editor: Darmadi Sasongko








