TUBAN, Tugujatim.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tuban dari sektor parkir berlangganan terus menunjukkan tren positif. Hingga 17 November 2025, realisasi pendapatan parkir berlangganan di Tuban telah mencapai Rp6,7 miliar atau 85,73 persen dari target Rp7,82 miliar. Angka ini menambah optimisme Pemkab Tuban bahwa target tahunan bisa digapai.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban Anthon Tri Laksono mengatakan, ada beberapa faktor yang mendorong naiknya pendapatan parkir tahun ini.
Baca Juga: Parkir Berlangganan Dihapus, PAD Jember Anjlok dari Rp19 Miliar Jadi Rp1,5 Miliar
Salah satunya program pemutihan pajak dari Pemprov Jatim serta pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 oleh Satlantas Polres Tuban yang dinilai ikut menambah kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan.
“Kami harus optimis dulu, Mas. Insyaa Allah bisa mendekati target yang diberikan,” ujar Anthon.
Penerapan sistem parkir berlangganan di Tuban memang terbukti efektif menyumbang PAD. Pada 2023, retribusi parkir tepi jalan umum mencapai Rp7,7 miliar. Angka itu melonjak jauh dibandingkan 2016, atau sebelum sistem berlangganan diberlakukan, yang hanya mencatat Rp789 juta.
Pada 2024, sektor ini juga dipatok dengan target serupa, yakni Rp7,7 miliar, sebagai upaya menjaga tren positif sekaligus memperluas cakupan pembayaran parkir berlangganan.
Dasar hukum sistem ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Tuban Nomor 2 Tahun 2017, perubahan atas Perda Nomor 12 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum. Melalui aturan tersebut, pembayaran retribusi dilakukan bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan tahunan, sehingga prosesnya lebih praktis dan diawasi secara sistematis.
Adapun tarif parkir berlangganan ditetapkan sebesar Rp20 ribu per tahun untuk kendaraan roda dua. Sementara roda empat ringan dikenakan Rp40 ribu per tahun dan roda empat berat Rp60 ribu per tahun.
Faktor Realisasi PAD pada Patuhnya Masyarakat Bayar Pajak
Menurut Anthon, meningkatnya realisasi pendapatan tidak lepas dari semakin patuhnya masyarakat dalam membayar pajak kendaraan. Dengan begitu, target retribusi parkir berlangganan di Tuban dinilai lebih mudah tercapai dan memberikan dampak langsung pada peningkatan PAD.
“Retribusi parkir berlangganan masuk ke PAD dan akan digunakan untuk pembangunan daerah,” pungkasnya.
Dengan capaian yang sudah mendekati garis akhir dan berbagai kebijakan yang berjalan simultan, Pemkab Tuban berharap sektor parkir berlangganan terus menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang stabil dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








