TUBAN, Tugujatim.id — Rencana pengadaan mobil operasional baru DPRD Tuban yang sebelumnya masuk dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2025 ditunda. Keputusan diambil melalui kesepakatan seluruh pimpinan dan Anggota Dewan, dengan pertimbangan utama efisiensi anggaran yang kini menjadi fokus banyak lembaga pemerintah.
Wakil Ketua I DPRD Tuban, HM Miyadi, membenarkan penundaan tersebut. Miyadi menyebut seluruh unsur pimpinan hingga anggota telah menyetujui langkah itu demi menyesuaikan kondisi keuangan daerah serta mendukung semangat efisiensi.
“Melihat situasi yang ada, kita sepakat untuk menunda dulu. Ini bagian dari sikap efisiensi anggaran,” ujar Miyadi, Rabu (19/11/2025).
Dengan keputusan ini, anggaran miliaran rupiah yang sebelumnya dialokasikan untuk pengadaan kendaraan otomatis kembali ke kas daerah. Kebijakan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat yang mendorong efisiensi belanja dan optimalisasi penggunaan aset.
BACA JUGA: DPRD Tuban Janji Evaluasi Tunjangan dan Mobil Dinas Usai Desakan Mahasiswa
Sebelumnya, DPRD Tuban mengusulkan empat unit mobil operasional baru jenis Toyota Hiace dalam P-APBD 2025. Setiap unit diperkirakan berada di kisaran Rp600 juta hingga Rp700 juta. Mobil Hiace yang digunakan sekarang merupakan armada lama yang telah beroperasi sejak 2014, atau sekitar sepuluh tahun pemakaian.
Meski demikian, Miyadi tak menutup kemungkinan bahwa pengadaan tersebut bisa kembali diajukan di tahun anggaran 2026. Hanya saja, prosesnya kemungkinan dilakukan melalui pembahasan Perubahan APBD (P-APBD) 2026, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah di tahun depan.
BACA JUGA: DPRD Tuban Ajukan Pengadaan Empat Mobil Hiace di Perubahan APBD 2025
“Masih bisa diajukan lagi, tapi nanti kita lihat kebutuhan dan kemampuan di 2026. Jika memang mendesak dan anggaran memungkinkan, tentu bisa dibahas kembali,” imbuhnya.
Keputusan menunda pengadaan ini menjadi salah satu langkah strategis DPRD Tuban dalam menjaga keseimbangan belanja daerah. Di tengah banyaknya program yang membutuhkan dukungan anggaran, kebijakan efisiensi dianggap penting agar prioritas pembangunan lainnya tetap berjalan optimal.
BACA JUGA: KUA-PPAS 2026: Proyeksi Anggaran Tuban Rp3,4 Triliun
Penundaan pengadaan mobil dinas baru ini sekaligus menunjukkan komitmen DPRD Tuban untuk menyesuaikan diri dengan arah kebijakan pemerintah pusat, sembari memastikan penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.
Sementara itu, armada Hiace yang telah menemani mobilitas dewan selama satu dekade masih akan terus digunakan hingga ada pembahasan lebih lanjut dalam siklus anggaran mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








