MALANG, Tugujatim.id – Rapat paripurna digelar bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang pada Rabu (26/11/2025). Dalam rapat itu, ada tujuh rekomendasi strategis Banggar DPRD Kota Malang soal penyusunan Ranperda APBD 2026.
Jubir Banggar DPRD Kota Malang Bayu Rekso Aji mengatakan, ada perubahan dan penyesuaian postur APBD 2026 pasca dibahas. Rancangan pendapatan daerah 2026 sebesar Rp2,176 triliun, dinaikkan sekitar Rp41 miliar menjadi Rp2,217 triliun.
Rinciannya, sektor pendapatan asli daerah (PAD) dirancang sekitar Rp1,062 triliun dinaikkan sebesar Rp400 juta. Selain itu, sektor pendapatan transfer Rp1,113 triliun dinaikkan Rp41 miliar menjadi Rp1,154 triliun.
Baca Juga: Perwal Program Rp50 Juta Per RT Terbit, DPRD Kota Malang Kawal hingga Tepat Sasaran
Sementara itu, Belanja Daerah 2026 sebesar Rp2,368 triliun ditambah sekitar Rp48 miliar menjadi Rp2,417 triliun.
Bayu juga menyampaikan, 7 rekomendasi strategis hasil pembahasan Banggar DPRD Kota Malang. Mulai dari optimalisasi PAD untuk menutup nilai transfer ke daerah (TKD) yang turun, optimalisasi pencapaian target pajak, dan retribusi daerah.
Selain itu, juga mendorong perangkat daerah aktif memperjuangkan pendanaan lewat DAK pusat atau skema pendanaan non APBD lain hingga mendorong disnaker-DPMPTSP aktif menarik minat investor.
Mereka juga mendorong pelaksanaan program RT Berkelas menjadi program yang mampu berdampak terhadap arah dan tujuan pembangunan Kota Malang. Memastikan anggaran pendidikan, kesehatan, sosial dan pelayanan kebutuhan masyarakat teranggarkan dengan baik. Terakhir, mereka memastikan keberlangsungan UHC Kota Malang.
DPRD Pastikan Setiap Program Berbasis Masyarakat
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan, banyaknya catatan dan rekomendasi ini untuk memastikan setiap program berbasis untuk kebutuhan masyarakat.
“Untuk tahun anggaran 2026, memang harus berpikir keras. Tujuannya agar pelayanan masyarakat jangan sampai ketinggalan meski TKD merosot,” tegasnya.
Sedangkan Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin berterima kasih atas tujuh rekomendasi yang disampaikan Banggar DPRD Kota Malang. Sebab, hal ini akan menjadi penyempurnaan dalam penyusunan APBD 2026.
“Kami selanjutnya akan menunggu pandangan fraksi hingga keputusan akhir,” ujarnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








