JEMBER, Tugujatim.id – Pemilik Warung Gazebo Kayu memberikan pernyataan terkait insiden pesta miras di Jember yang berujung merenggut empat korban jiwa.
Pemilik Warung Gazebo Kayu, Donny Agus Prihatno mengatakan sekelompok anak muda yang datang ke warungnya di Lingkungan Tegalrejo, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang sudah dalam kondisi mabuk sebelum tiba di tempat usahanya.
Setidaknya kelompok pemuda itu berjumlah delapan orang dan hampir separuhnya meninggal dunia. “Mabuknya di luar. Saya cuma ngasih fasilitas nyanyi di sini. Jualan es, jualan mie,” jelasnya pada Senin (29/12/2025).
Donny menegaskan bahwa warungnya tidak menjual minuman beralkohol. Para pemuda tersebut membawa minuman sendiri dari luar dan sudah dalam posisi teler saat datang.
“Waktu datang posisi sudah teler anak-anak itu,” ujarnya.
BACA JUGA: Empat Orang Tewas Usai Pesta Arak di Warung Gazebo Jember
Dalam insiden tersebut, ada sekitar empat orang yang pertama kali datang. Mereka diketahui berasal dari kawasan Pasar Tanjung. Minuman beralkohol yang mereka konsumsi berupa arak dan minuman sejenis lainnya yang dibawa dari luar warung.
Donny mengaku telah meninggalkan warungnya sekitar pukul 16.00 WIB dan pulang ke rumah yang berada di belakang lokasi usaha. Warung kemudian dijaga oleh istrinya hingga sekitar pukul 20.00-21.00 WIB.
“Saya sebagai tuan rumah, tak dampingi sebentar itu. Terus balik lah saya. Enggak tahu anak-anak ini sampai malam mau minum apa campurannya, nggak ngerti jelas saya,” tutur Donny.
BACA JUGA: Dari Delapan Orang Peserta Pesta Miras di Jember, Empat Tewas Termasuk Satu Perempuan
Ia kembali menegaskan bahwa warungnya hanya menyediakan fasilitas tempat berkumpul, bukan fasilitas minuman beralkohol.
“Saya memberikan fasilitas bukan fasilitas minuman, memberikan fasilitas makanan. Tempat nongkrong,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








