MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan merealisasikan rencana pembangunan jalan kembar di Pasar Induk Gadang pasca Lebaran 2026. Rencananya, proyek jalan kembar di Pasar Gadang ini memakai dana alokasi khusus (DAK) usulan pemerintah pusat.
Berdasarkan pantauan, jalanan di Pasar Gadang begitu memprihatinkan. Aksesnya rusak banyak berlubang dan kerap tergenang air saat hujan.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, usulan pembangunan infrastruktur jalan kembar di Pasar Gadang telah direspons positif Kementerian PU. Dia mengaku telah bertemu Direktur Jenderal Bina Marga untuk membahasnya.
Baca Juga: 686 Lapak Pedagang Pasar Gadang Malang Bakal Dibongkar, Wali Kota Perbaiki Parkir dan Akses Jalan
“Alhamdulillah, bantuan yang kami usulkan rata-rata disetujui. Salah satunya DAK jalan untuk kawasan Pasar Gadang yang akan dilaksanakan pada 2026,” kata Wahyu, Jumat (02/01/2026).
Dia mengatakan, pembangunan jalan kembar di Pasar Gadang dengan median di bagian tengah, lengkap dengan jalur jalur pendukung di sekitar Pasar Induk Gadang. Dia mengatakan, penataan jalan sangat penting untuk mengurai macet.
Proses Pengerjaan Tunggu Pemindahan Kios Pedagang
Wahyu mengatakan, pelaksanaan proyek sedikit mengalami penyesuaian waktu karena pemkot masih menunggu proses pemindahan kios-kios pedagang.
“Sebetulnya kami bisa segera melaksanakan. Tapi para pedagang minta waktu, menunggu sampai Lebaran karena khawatir pelanggan bingung. Jadi kami beri kelonggaran,” jelasnya.
Pasca Lebaran 2026, Wahyu menargetkan para pedagang sudah mulai membongkar kiosnya untuk direlokasi. Jadi, proses pembangunan jalan bisa langsung dimulai setelah area dinyatakan bersih.
Baca Juga: Jalan Lubang dan Becek, Picu Pembeli di Pasar Gadang Kota Malang Ogah Balik
“Nah, mereka setelah hari raya akan membongkar sendiri kiosnya karena lahan penggantinya juga sudah siap. Setelah dibongkar, baru kami laksanakan,” imbuhnya.
Dengan proyek pembangunan jalan ini, dia berharap kawasan Pasar Induk Gadang makin lebih tertata dan kemacetan terurai signifikan.
“Gadang ini sudah puluhan tahun macet. Dari saya masih jadi Camat Tajinan, kondisinya sudah seperti itu. Alhamdulillah, sekarang bisa kami realisasikan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








