• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pedagang daging Surabaya.

Poster seruan demo jagal dan pedagang daging Surabaya tolak pemindahan RPH. (Foto: Istimewa)

Tolak Pindah RPH, Jagal dan Pedagang Daging Surabaya Bakal Demo dan Mogok Kerja Massal Mulai 12 Januari 2026

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Jagal dan pedagang daging sapi se-Kota Surabaya memastikan akan menggelar aksi demonstrasi dan mogok kerja massal yang akan berlangsung mulai Senin (12/01/2026). Aksi jagal dan pedagang daging Surabaya ini sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pemindahan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke kawasan Tambak Oso Wilangun.

Koordinator Jagal dan Pedagang Daging se-Kota Surabaya Abdullah menegaskan bahwa rencana aksi sudah final dan tidak akan dibatalkan.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

“Sudah fix. Hari Senin sudah siap,” katanya.

Baca Juga: Rumah Jagal Anjing di Surabaya Digerebek, 2 Terduga Pelaku Ditangkap, Petugas Temukan 6 Ekor Sudah Terpotong

Dalam aksi tersebut, Abdullah menyebutkan sedikitnya 1.000 orang lebih akan terlibat, terdiri dari jagal hingga pedagang daging Surabaya. Massa juga berencana membawa sekitar 20 ekor sapi sebagai simbol penolakan pemindahan RPH.

“Sekitar 1 ribu lebih dan 20 ekor sapi sebagai simbol (penolakan),” sambungnya.

Nantinya, massa akan berkumpul di depan RPH Pegirian Surabaya, kemudian bergerak menuju sejumlah titik aksi, yakni Graha Gubernur Jawa Timur, Kantor DPRD Kota Surabaya, dan Balai Kota Surabaya.

Selain aksi turun ke jalan, Abdullah menekankan bahwa mogok kerja massal menjadi bagian utama dari gerakan penolakan tersebut. Jika mogok kerja dilakukan, maka seluruh aktivitas pemotongan dan distribusi daging akan berhenti sementara sebagai bentuk tekanan kepada pemerintah.

Sebelumnya, Abdullah menambahkan, aksi ini dipicu oleh minimnya komunikasi dari Pemerintah Kota Surabaya. Menurut dia, pemkot secara sepihak mengeluarkan surat edaran berupa pendaftaran pemindahan jagal ke lokasi baru tanpa dialog maupun kesepakatan bersama para pelaku usaha.

“Betul, ini karena kurangnya komunikasi. Pemkot secara sepihak mengeluarkan surat edaran pendaftaran untuk para jagal pindah,” terangnya.

Baca Juga: Sapi Terjangkit PMK Laris Manis, Wali Kota Malang Peringatkan Tukang Jagal

Para jagal dan pedagang daging Surabaya menilai kebijakan tersebut berpotensi mematikan mata pencaharian ribuan orang. Mereka juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan, mulai dari meningkatnya biaya operasional, jarak distribusi yang semakin jauh, hingga ancaman terganggunya pasokan daging di Surabaya.

Melalui aksi ini, Abdullah menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Surabaya mencabut surat edaran tersebut dan membatalkan rencana pemindahan RPH Pegirian ke Tambak Oso Wilangun.

“Harapan kami sederhana, Pemkot Surabaya mencabut surat edaran dan membatalkan pemindahan RPH Pegirian,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKota Surabaya hari iniPedagang daging Surabaya demoPemindahan RPH Pegirian SurabayaRPH Pegirian SurabayaSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Kekerasan anak di Mojokerto.

Catatan Komnas PA Jatim, Angka Kekerasan Anak di Mojokerto Raya selama 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID