• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kekerasan anak di Mojokerto.

Ilustrasi kekerasan anak di Mojokerto. (Foto: Unsplash)

Catatan Komnas PA Jatim, Angka Kekerasan Anak di Mojokerto Raya selama 2025

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Kasus kekerasan anak di Mojokerto Raya sepanjang 2025 masih cukup banyak. Sedikitnya terdapat 23 kasus yang didampingi oleh Komnas PA Jawa Timur sepanjang tahun lalu.

“Belum lagi kasus-kasus perundungan (bullying) di sekolah juga cukup banyak. Kasus paling menonjol di Mojokerto Raya adalah kekerasan seksual yang dialami anak dan remaja, bullying di sekolah dan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur,” terang Sekjen Komnas PA Jatim Jaka Prima pada Jumat (09/01/2026).

You might also like

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM
Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM

Baca Juga: Begini Sorotan Komnas PA Jatim Soal Kasus Kekerasan Anak di Mojokerto

Menurut Jaka, pada 2026 ini diharapkan menjadi momen penggugah kepedulian dan partisipasi seluruh komponen bangsa Indonesia untuk menjamin pemenuhan hak anak atas hak hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.

“Serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Harus dikawal dengan integritas dan dedikasi yang tinggi untuk menjadikan anak-anak Indonesia menjadi anak yang hebat dan mencapai tujuan Indonesia Emas 2045 sesuai yang dicita-citakan,” tandasnya.

Kehadiran seorang anak dalam keluarga menjadi harapan orang tua dan karunia tidak terhingga dari Tuhan Yang Maha esa. Anak juga menjadi investasi, aset dan penerus cita-cita bangsa yang harus kita lindungi. Maka dari itu, hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh kembang, berpartisipasi, perlindungan dari tindak kekerasan dan diskriminasi tetap harus terus terjaga keutuhannya.

“Perlu upaya yang nyata, masif dan positif agar anak terselamatkan. Tantangan besar saat ini bagi anak sudah ada di depan kita, seperti judi online; kekerasan psikis dan seksual; ketergantungan terhadap gadget; perkawinan anak; stunting; anak berhadapan dengan hukum; dan banyak lagi permasalahan anak,” urai Jaka.

Sementara itu, agar kasus bullying, pencabulan, kejahatan seksual terhadap anak pada tahun 2026 dapat menurun bahkan hilang dapat terwujud dengan beberapa catatan. Seperti, pencegahan bullying dengan meningkatkan kesadaran dan empati terhadap anak-anak tentang pentingnya menghormati dan menyayangi sesama.

“Mengajarkan juga kepada anak-anak tentang cara menghadapi bullying dan bagaimana meminta bantuan,” lanjut Jaka.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak Masih Tinggi, Semanding dan Tuban Kota Jadi Sorotan

Selanjutnya, pencegahan pencabulan dan kejahatan seksual yakni dengan mengajarkan kepada anak-anak tentang batasan fisik dan privasi sejak dini. Lalu meningkatkan kesadaran orang tua dan pengasuh tentang pentingnya mengawasi anak-anak dan mengenali tanda-tanda potensi bahaya serta meningkatkan hukuman bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak.

Upaya pencegahan kekerasan anak di Mojokerto tersebut tidak hanya menjadi tugas lembaga anak maupun orang tua saja, namun butuh kerja sama antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat sendiri dalam mencegah dan menangani kasus-kasus kekerasan terhadap anak.

“Dengan kerja sama dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang serta menekan kasus anak yang semakin meningkat setiap tahunnya,” tutup Jaka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Mojokerto Raya hari iniKasus kekerasan anak di Mojokerto 2025Komnas PA Jatimmojokerto rayaMojokerto Raya hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Next Post
Guru PPPK di Tuban.

DPRD Soroti 39 Guru PPPK di Tuban Tak Diperpanjang, Minta Solusi Cepat agar Sekolah Tak Kurang Tendik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID