• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Program Gayatri

Program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang kini dapat dipetik hasilnya. Foto dok. istimewa

Buah Program Gayatri! Ribuan Keluarga Bojonegoro Nikmati Hasil Ayam Petelur

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
5 months ago
in Pemerintahan
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) yang menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, terbukti memberi tambahan penghasilan bagi ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program Gayatri dirancang untuk memperkuat ekonomi rumah tangga melalui budidaya ayam petelur skala kecil. Dengan pola pendampingan dan dukungan sarana produksi, masyarakat didorong mengelola ternak secara mandiri dan berkelanjutan.

You might also like

1 Muharram

Pemprov Jatim Minta Maaf atas Kericuhan Jalan Sehat 1 Muharram, Ribuan Kupon dan Snack Ternyata Masih Tersisa

17/06/2026 2:30 PM
Gus Fawait

Gus Fawait Siapkan Layanan PMI Terpadu di Jember, CPMI Tak Perlu Lagi ke Surabaya

16/06/2026 12:30 PM

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Fajar Dwi Nurrizki menyampaikan, sepanjang 2025, penyaluran paket ayam Gayatri telah menjangkau ribuan KPM dari berbagai sumber pendanaan.

Menurutnya, program yang bersumber dari APBD Induk 2025 telah disalurkan kepada 400 KPM. Sementara dari Perubahan APBD 2025, jumlah penerima meningkat signifikan hingga 5.000 KPM.

Selain itu, dukungan juga datang dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menjangkau 575 KPM. Adapun untuk Gayatri yang didanai melalui APBDes, data penerima tercatat dan dikelola oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

“Sepanjang 2025, Gayatri menjangkau ribuan KPM dari berbagai sumber pendanaan. Ini menunjukkan program tersebut mendapat dukungan lintas sektor,” jelas Fajar.

Memasuki 2026, Pemkab Bojonegoro kembali melanjutkan program ini dengan sasaran penerima yang tidak kalah besar. Pada tahun ini, Gayatri telah dianggarkan untuk menjangkau 4.400 KPM di berbagai wilayah.

“Di 2026, program Gayatri tetap berlanjut dengan sasaran 4.400 KPM. Harapannya, semakin banyak keluarga yang bisa merasakan manfaat dan mulai mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Dari sisi produksi, hasil budidaya ayam petelur Gayatri juga menunjukkan perkembangan positif. Ayam petelur yang bersumber dari APBD Induk 2025 saat ini telah memasuki masa puncak produksi telur.

“Untuk Gayatri APBD Induk 2025, produksi sudah mencapai sekitar 82 persen karena sudah masuk masa puncak. Sementara yang dari Perubahan APBD, produksinya masih bervariasi, mulai dari 30 persen dan terus meningkat,” terang Fajar.

Ia berharap seluruh KPM dapat menerapkan materi bimbingan teknis yang telah diberikan, terutama terkait manajemen kandang dan pola pemberian pakan. Dengan perawatan yang tepat, ayam diharapkan tetap sehat dan produktivitas telur terjaga.

Selain itu, KPM juga diimbau menyisihkan sebagian hasil penjualan telur untuk ditabung. Tabungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk membeli ayam pullet pengganti ketika masa produksi ayam yang diterima telah berakhir, sehingga usaha ternak ayam petelur dapat terus berjalan.

Melalui Program Gayatri, Pemkab Bojonegoro menargetkan tumbuhnya ekonomi keluarga berbasis peternakan yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Muchamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: BojonegoroInovasi BojonegoroKabupaten BojonegoroPrestasi Bojonegoro
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

1 Muharram

Pemprov Jatim Minta Maaf atas Kericuhan Jalan Sehat 1 Muharram, Ribuan Kupon dan Snack Ternyata Masih Tersisa

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kendala dan kericuhan yang terjadi dalam...

Gus Fawait

Gus Fawait Siapkan Layanan PMI Terpadu di Jember, CPMI Tak Perlu Lagi ke Surabaya

by Mochamad Abdurrochim
16/06/2026 12:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menyiapkan layanan PMI terpadu di Kabupaten Jember, agar calon Pekerja...

ASN

Seleksi Terbuka, 37 ASN Berebut Enam Posisi Eselon II di Pemkot Blitar

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 9:25 PM
0

KOTA BLITAR, Tugujatim.id - Proses Seleksi Terbuka (Selter) untuk mengisi kekosongan kursi enam Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkup...

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Next Post
banjir di Pasuruan

Banjir di Pasuruan Masih Rendam Sejumlah Desa di Tiga Kecamatan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID