Pasuruan, Tugujatim.id – Banjir di Pasuruan hingga Rabu (21/1) masih merendam sejumlah desa di tiga kecamatan, yaitu Grati, Winongan dan Rejoso. Ketinggian air bervariasi antara 10 Cm hingga 50 Cm.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengungkapkan, sebelumnya banjir menggenangi 4 wilayah kecamatan, yaitu Grati, Gondangwetan, Rejoso dan Winongan.
“Banjir yang kemarin terjadi di Kabupaten Pasuruan merendam empat kecamatan, yaitu Grati, Gondangwetan, Rejoso, dan Winongan. Untuk wilayah Gondangwetan saat ini sudah surut,” ujar Sugeng pada Rabu (21/1).
Sugeng menyebut hingga kini genangan masih ada di tiga kecamatan, di antaranya di wilayah Grati di daerah Kedawung, di Kecamatan Winongan, dan di Kecamatan Rejoso di Desa Toyaning.
“Saat ini banjir berada di tiga kecamatan yakni wilayah Grati di daerah Kedawung, di Kecamatan Winongan, dan di Kecamatan Rejoso di Desa Toyaning,” ungkapnya.
BPBD Kabupaten Pasuruan hingga saat ini masih terus melaksanakan langkah-langkah kedaruratan untuk membantu warga yang terdampak banjir.
“Hingga saat ini kami dari BPBD Kabupaten Pasuruan tetap melaksanakan langkah-langkah kedaruratan. Diantaranya membantu sejumlah desa yang mendirikan dapur umum hingga menyiapkan stok logistik guna memenuhi kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Adapun terkait kondisi ketinggian genangan, Sugeng menyatakan ketinggian air hingga saat ini sudah mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
“Rata-rata ketinggian air sudah mulai menurun. Kalau kemarin antara 30 sampai 85 centimeter, saat ini antara 10 hingga 50 centimeter,” kata Sugeng.
Sugeng menambahkan bahwa genangan air lambat surut karena kondisi air laut yang masih pasang.
“Genangan masih terjadi karena air laut masih pasang. Puncaknya pasang nanti sekitar pukul 01.00 WIB. Semoga setelah itu, tidak ada tambahan hujan di hulu ataupun lokal, sehingga genangan bisa segera surut,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lohk Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








