MOJOKERTO, Tugujatim.id – Persiapan pemberangkatan ibadah haji berprogres.Sebanyak 442 Calon Jemaah Haji Mojokerto masuk kategori Risiko Tinggi Risti).
Risiko ini timbul disebabkan para calon jemaah tersebut memiliki riwayat sakit berat atau usia yang telah lanjut.
Plt Kakankemenhaj Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih menjelaskan data dari Dinas Kesehatan setempat menyebutkan bahwa ratusan calon jemaah risti ini terbagi dalam 2 kategori.
Pertama, calon jemaah yang memiliki riwayat penyakit penyerta berat seperti penyakit jantung, diabetes, demensia hingga stroke. Kategori selanjutnya, calon jemaah dengan usia lebih dari 65 tahun.
“Calon jemaah Kabupaten Mojokerto risiko tinggi sebanyak 442 jemaah. Untuk progres kesiapan secara umum lancar sesuai dengan tahapan yang ditentukan oleh Kemenhaj pusat ataupun Kanwil,” urai Hilmi, Rabu (28/01/2026).
Walau telah mengantongi surat istithaah alias layak untuk berangkat, kesehatan calon jemaah risti ini dipantau ketat oleh tenaga medis setempat. Seperti, deteksi fisik yang dilakukan secara berkala sebelum melakukan pelunasan pembiayaan menuju Tanah Suci untuk tahun ini beberapa waktu lalu.
Selain itu, potensi kambuh yang membayangi penyakit calon jemaah risti bisa saja terjadi sewaktu-waktu, baik saat masih di Tanah Air maupun ketika pelaksanaan haji di Tanah Suci. Utamanya, bagi calon jemaah yang membutuhkan perawatan medis secara berkala.
“Kami berikan saran kepada (calon) jemaah, mohon menjaga kesehatan melalui pemeriksaan berkala atau rutin, serta melakukan aktivitas olahraga untuk menjaga kebugaran. Untuk calon jemaah yang membutuhkan perawatan terlebih dahulu bisa menuju ke rumah sakit,” tutur Hilmi.
Sementara itu, data dari Kankemenhaj Kabupaten Mojokerto menyebutkan bahwa total 1.141 orang dipastikan terbang ke Tanah Suci untuk tahun ini. Jumlah ini berasal dari 855 orang sesuai urut nomor porsi dan jemaah lanjut usia yang telah lunas Bipih tahap pertama lalu.
Ditambah, 286 orang calon jemaah kategori pendamping dan cadangan yang juga telah lunas Bipih pada tahap kedua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








