MOJOKERTO, Tugujatim.id – Tujuh kursi kepala desa di Kabupaten Mojokerto, Jatim, tidak lama lagi bakal kosong. Sebab, pilkades Mojokerto serentak masih dilakukan tahun depan meski masa jabatan kepala desa di sejumlah kecamatan telah habis.
Namun, pengisian jabatan yang kosong tersebut tidak bisa serta merta dilakukan sebab proses pengisian ini akan diikutkan dengan pemilihan kepala desa serentak pada 2027.
Baca Juga: Pilkades Bakal Ditangani Penyelenggara Pemilu, Ini Kata Bawaslu Kabupaten Mojokerto
Dengan demikian, daftar pejabat yang harus diisi oleh penjabat (Pj) sementara semakin bertambah panjang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto Sugeng Nuryadi menyebutkan bahwa kursi kepala desa yang kosong di 18 kecamatan tahun ini bakal bertambah. Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun, terdapat 14 desa lalu naik menjadi 21 desa.
“Jadi 14 desa saat ini diisi oleh Pj dan bertambah menjadi 21 (desa) sebab periode jabatan yang akan habis,” urainya, Sabtu (31/01/2026).
Tujuh Desa yang Kosong Posisi Kadesnya
Ketujuh desa yang dimaksud yakni Pekukuhan, Mojosari; Sumbergirang, Puri; Mlaten, Puri; Lengkong, Mojoanyar; Madureso, Dawarblandong; Kesemen, Ngoro; dan Kalikatir, Gondang. Namun, tujuh posisi tersebut yang periodenya akan habis pada November nanti tidak bisa langsung diisi untuk tahun ini.
Opsi pengisian oleh Pj menjadi pilihan sembari menunggu masa pilkades Mojokerto serentak tahun depan. Terlebih pada tahun depan masa jabatan ratusan kepala desa juga akan berakhir.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Tetapkan 80 Desa Siap Gelar Pilkades Serentak 2026
“Untuk pemilihan (kepala desa) serentak pada 2027 nanti. Untuk habis masa jabatan pada periode depan ada 251 desa, sedangkan yang habis tahun ini ada 7 desa. Jadi total 258 desa tahun depan melakukan pemilihan (kepala desa) serentak,” tandas Sugeng.
Sebagai informasi, Kabupaten Mojokerto sendiri terdiri dari 18 kecamatan dengan total 299 desa dan 5 kelurahan. Dari kecamatan tersebut, Kemlagi dan Pacet memiliki desa terbanyak yakni masing-masing 20 desa. Disusul, Pungging, Ngoro dan Jatirejo masing-masing 19 desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








