• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ruwah Desa

Ruwah Desa di Petilasan Raja Majapahit. Suasana Ruwah Desa di Bejijong, Trowulan Mojokerto (Erik for TJ)

Ruwah Desa di Petilasan Raja Majapahit

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
4 months ago
in Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sebelum memasuk Bulan Puasa, umumnya berbagai desa menggelar acara Ruwah Desa. Termasuk salah satunya digelar di Desa Bejijong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kata Ruwah Desa sendiri berasal dari bahasa Jawa, “Ruwah atau Ruwat” yang artinya memelihara, memperingati, dan mensyukuri atas apa yang telah Tuhan berikan.Sementara kata “Desa” mengacu pada wilayah yang dipimpin oleh seorang Kepala Desa.

You might also like

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

29/05/2026 7:00 AM
Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

27/05/2026 8:08 PM

Ruwah Desa merupakan tradisi yang hingga kini masih lestari dan diturunkan dari tokoh penting yang pertama kali membuka sebuah desa.

Sementara itu, edisi Ruwah Desa di Bejijong, Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (31/01/2026) berlangsung di Siti Inggil. Lokasi tersebut diyakini sebagai petilasan Raden Wijaya, maharaja pertama kerajaan Majapahit.

Ruwah Desa
Ruwah Desa di Petilasan Raja Majapahit. Suasana Ruwah Desa di Bejijong, Trowulan Mojokerto (Erik for TJ)

Kepala Desa Bejijong, Pradana Tera Mardiatna menjelaskan bahwa Ruwah Desa merupakan bagian rasa syukur masyarakat desa tersebut. Dalam Ruwah Desa ini berlangsung kirab dari balai desa Bejijong menuju Siti Inggil. Kirab tersebut mengarak tumpeng berupa jajanan pasar dan buah setinggi 2 meter.

“Kirab dari balai desa kami menuju Siti Inggil, wujud rasa syukur dalam satu tahun kemarin sudah banyak melewati berbagai dinamika. Selain kirab, berlanjut dengan pertunjukan wayang kulit di Siti Inggil,” ujar Pradana, Minggu (01/02/2026).

Pradana menambahkan, selain kirab jajanan pasar setinggi 2 meter, masyarakat Bejijong turut membawa makanan dan tumpeng-tumpeng kecil lainnya.

“Kembali lagi, ini merupakan budaya kita di Jawa, Ruwah Desa ini dilakukan setiap setahun sekali. Tidak cuma itu, sesuai dengan Asta cita bapak Presiden Prabowo, program Gubernur serta dan Bupati Mojokerto untuk tidak meninggalkan budaya dan tradisi desa,” tandasnya.

Terpisah, juru kunci Siti Inggil yakni Mbah Gofur mengatakan, Ruwah Desa di Bejijong sudah berlangsung sejak jaman Kerajaan Majapahit dahulu. Bahkan, Ruwah Desa ini rutin dilakukan di Siti Inggil sebab lokasi tersebut merupakan punden desa sekaligus petilasan Raden Wijaya.

“Acara ruwah desa itu tujuannya untuk mendoakan agar menjadi desa yang makmur, subur, terhindar dari roh-roh jahat atau penyakit, terhindar dari bala dan musibah. Sudah ada sejak jaman dahulu,” urainya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita mojokertoBudaya MojokertoKabupaten MojokertoMojokertoTradisi MojokertoWisata Mojokerto
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Malang

Kakao Malang Diam-Diam Punya Varietas Premium Langka

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabupaten Malang ternyata tidak hanya dikenal lewat sektor pertanian hortikultura maupun wisata alam. Di balik hamparan kebun...

Ledakan balon udara.

Sosok Korban MD Ledakan Balon Udara Blitar di Mata Keluarga, Dikenal Pekerja Keras dan Pulang Kampung Melepas Rindu

by Dwi Linda
27/05/2026 8:08 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Duka mendalam menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menyusul insiden ledakan balon...

Biya Agus.

Biya Agus, Magister Fisika yang Viral di TikTok Berkat Pembahasan soal Rezeki bersama Chatour Travel

by Dwi Linda
19/05/2026 4:41 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id - Senin malam (18/05/2026), H Agus Rahman MPd atau yang populer dengan nama Biya Agus Chatour Gresik, sesenggukan...

Mie Cendana.

Atika C. Larasati, Owner Mie Cendana Viral di Malang Kolaborasi Unik bareng Pelaku UMKM Lokal Perempuan

by Dwi Linda
01/05/2026 7:27 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Siapa sih yang nggak mengenal Mie Cendana sebagai salah satu kuliner viral dari Malang, Jawa Timur? Bahkan,...

Next Post
pikap muat cabai terguling

Pikap Muat Cabai Terguling di Tol Pasuruan-Probolinggo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID