• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

Anggota DPRD Jember Dapil 2 Panti Budi Wicaksono desak relokasi hunian warga terdampak banjir langganan di Panti Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Kecamatan Panti Jadi Langganan Banjir, DPRD Jember Desak Relokasi Hunian Terdampak

Dwi Linda by Dwi Linda
4 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Tragedi banjir yang kembali melanda Desa Pakis di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, mendorong legislator daerah mendesak pemindahan hunian penduduk yang berada di zona bahaya. Desakan ini muncul dari DPRD Jember.

Anggota DPRD Jember menganggap musibah ini sudah terlalu sering, bahkan menjadi langganan dan akan terus mengancam warga tanpa adanya penyelesaian jangka panjang.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Wakil rakyat dari Dapil 2 Panti Budi Wicaksono menegaskan, luapan air di area ini telah berkali-kali menghantam rumah-rumah penduduk.

“Ini sudah kejadian kesekiankalinya. Setiap kali banjir, lokasi yang terkena dampak sama. Tanpa tindakan nyata, musibah serupa pasti terulang,” ungkap Budi.

Baca Juga: Staf Kecamatan Panti Hilang Terseret Banjir Bandang Jember

Dia menjelaskan, penanganan di lapangan sudah melibatkan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan hingga badan penanggulangan bencana. Salah satu jalan keluar yang dibahas adalah pemindahan sementara bagi penduduk yang mendiami kawasan berisiko tinggi.

“Usulan sudah kami sampaikan untuk mencari jalan keluar, setidaknya pemindahan sementara dulu. Karena lokasi ini memang sudah jadi langganan banjir. Nanti akan kami teruskan secara berjenjang supaya instansi terkait bisa mengambil langkah konkret,” paparnya.

Opsi Pemindahan Upaya Mengubah Jalur Aliran Sungai

Budi menguraikan bahwa ketika intensitas curah hujan tinggi, derasnya air dari kawasan hulu langsung menyasar ke perkampungan penduduk sehingga ancaman luapan sangat besar.

“Waktu hujan lebat seperti kejadian kemarin, air langsung mengalir ke arah rumah penduduk. Karena itu kami mendesak percepatan penanganan. Apalagi tersedia tanah milik desa yang bisa dipakai untuk tempat relokasi,” jelasnya.

Menurut dia, opsi pemindahan lebih masuk akal karena upaya memperbaiki atau mengubah jalur aliran sungai memerlukan durasi yang panjang. Apalagi pengelolaan sungai merupakan ranah kewenangan pemerintah tingkat provinsi.

“Kalau menanti perbaikan atau pengalihan jalur sungai, prosesnya bisa sangat panjang. Padahal saat ini masih dalam periode hujan,” kata Budi.

Legislator ini juga mewanti-wanti adanya bahaya jika warga kembali menghuni rumah di zona rawan sebelum ada penyelesaian yang permanen.

“Kalau mereka kembali ke rumah, dikhawatirkan saat banjir datang di waktu malam akan lebih membahayakan. Terlebih curah hujan saat ini masih tinggi,” tambahnya.

Budi turut memaparkan rangkaian peristiwa banjir yang berlangsung dalam tempo singkat. Luapan air dimulai usai waktu Magrib dan mencapai puncaknya saat larut malam.

Dia menjelaskan bahwa korban yang terseret terjadi ketika berusaha mengevakuasi harta bendanya. Pada saat itu, struktur hunian korban sudah mengalami kerusakan akibat kikisan air.

“Korban sedang berupaya menyelamatkan barang miliknya. Namun kondisi bangunan sudah terkikis dan mengalami keretakan karena derasnya arus,” tuturnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Kecamatan Panti Jember, Puluhan Warga Mengungsi

Dia menyebutkan bahwa kejadian serupa di kawasan tersebut telah terjadi lebih dari empat kali dalam rentang beberapa tahun belakangan.

“Sudah lebih dari empat kali kejadian seperti ini. Oleh karena itu, kami dari pihak legislatif akan terus mendesak agar solusi nyata benar-benar terwujud untuk kesejahteraan warga,” ujarnya dengan tegas.

Budi menjamin bahwa permasalahan banjir di Pakis Panti akan menjadi agenda prioritas, khususnya untuk menjamin keselamatan penduduk di wilayah rawan musibah.

Di sisi lain, upaya penanggulangan banjir dan pencarian korban yang terseret arus terus dilaksanakan oleh tim gabungan di lokasi kejadian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD JemberBerita Kabupaten Jember hari iniDesa langganan banjir di JemberJemberKabupaten Jember hari iniRelokasi hunian di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Jemaah haji Tuban.

151 Jemaah Haji Tuban Bergabung dengan Lamongan pada Musim Tahun 2026

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID