SURABAYA, Tugujatim.id – Hujan disertai angin kencang yang mengguyur Kota Surabaya dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah dampak kerusakan di berbagai wilayah. Kondisi hujan angin di Surabaya terparah terjadi pada Selasa sore (03/02/2026). Akibatnya, puluhan pohon tumbang, genangan air di sejumlah ruas jalan, serta kerusakan rumah warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat, hingga Selasa petang pukul 18.12 WIB, telah terjadi bencana hidrometeorologi berupa cuaca ekstrem yang meliputi pohon tumbang, genangan air, dan rumah rusak.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem! Angin Kencang Robohkan Pohon di Donomulyo dan Pakisaji
Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kota Surabaya Linda Novanti menyampaikan bahwa total kejadian yang ditangani mencapai 29 kasus pohon tumbang, lima titik genangan, serta tiga rumah warga yang mengalami kerusakan.
“BPBD bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan sejak laporan pertama diterima dengan prioritas pada keselamatan warga dan pemulihan akses jalan,” kata Linda saat dikonfirmasi.
Berdasarkan data BPBD, kejadian pohon tumbang akibat hujan angin di Surabaya tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya Gubeng, Wonokromo, Sawahan, Bubutan, Genteng, hingga Dukuh Pakis. Jenis pohon yang tumbang bervariasi, mulai dari tabebuya, mangga, beringin, flamboyan, hingga mahoni dengan ketinggian rata-rata antara 3-12 meter.
Deretan Lokasi Terdampak Hujan Angin
Beberapa lokasi yang terdampak di antaranya Jalan Ngagel Jaya, Jalan Kembang Kuning, Jalan Kertajaya, Jalan Manyar Kertoarjo, Jalan Biliton, Jalan Tunjungan, Jalan Panglima Sudirman, hingga Jalan Raya Manukan Wetan.
Sebagian besar pohon tumbang telah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya, dinas lingkungan hidup (DLH), Posko Terpadu wilayah Timur, Barat, dan Jemursari, serta perangkat kelurahan setempat. Namun hingga laporan terakhir, sejumlah titik masih dalam proses penanganan karena kondisi cuaca dan banyaknya kejadian yang terjadi hampir bersamaan.
“Respons tim petugas relatif cepat, rata-rata di bawah 10 menit sejak laporan diterima. Namun karena jumlah kejadian cukup banyak dan tersebar, penanganan dilakukan secara bertahap,” ujar Linda.
Selain pohon tumbang, hujan angin di Surabaya dengan intensitas sedang hingga lebat juga menyebabkan genangan air di lima lokasi, yakni Jalan Kinibalu, Jalan Tambak Mayor, Jalan Lontar, Jalan Tanjungsari, dan Jalan Wisma Tengger.
Ketinggian genangan bervariasi antara 10-40 sentimeter dengan kondisi hingga Selasa petang dilaporkan belum surut. BPBD bersama dinas pemadam kebakaran dan penyelamatan (DPKP) telah menyedot air serta memantau ketinggian genangan di lokasi terdampak.
“Petugas terus melakukan monitoring dan penyedotan untuk mempercepat surutnya genangan sembari memastikan tidak ada warga yang terdampak secara langsung,” kata Linda.
Baca Juga: Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bululawang Malang, Lalin Sempat Terganggu Menuju Wajak
Dampak cuaca ekstrem juga menyebabkan tiga rumah warga mengalami kerusakan, masing-masing berada di Jalan Widodaren, Jalan Kupang Segunting III, dan Jalan Koblen Kidul. Hingga laporan dibuat, ketiga kejadian tersebut masih dalam proses penanganan oleh BPBD Kota Surabaya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, terutama saat hujan disertai angin kencang. Warga juga diminta segera melapor apabila terjadi keadaan darurat agar dapat ditangani secepat mungkin.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan tidak berteduh di bawah pohon saat hujan angin,” pungkas Linda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Khaesar
Editor: Dwi Lindawati








