GRESIK, Tugujatim.id – Jenazah Putri Dwi Jumrina Sari, 8, anak di Gresik, Jatim, yang sempat terseret air di selokan saat hujan deras di kawasan Kota Baru Driyorejo, berhasil ditemukan pada Selasa (03/02/2026). Jenazah korban ditemukan di aliran sungai Desa Mulung tidak jauh dari lokasi korban terjatuh sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (04/02/2026).
“Evakuasi korban dilakukan oleh tim gabungan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia yang ditemukan disemak-semak dekat lokasi korban jatuh,” ujar Kapolsek Driyorejo Kompol Musihran saat dikonfirmasi.
Kejadian bermula ketika korban bermain bersama temannya di dekat selokan Perumahan KBD, Jalan Permata, tepatnya di samping Masjid Miftahul Jannah, Desa Mulung, Kota Baru Driyorejo.
Baca Juga: Lagi, TransJatim Koridor 4 Dilempar Batu oleh OTK di Gresik
“Pada saat kejadian sekitar pukul 16.30 WIB, cuaca sedang hujan deras. Korban bermain di dekat selokan bersama temannya, kemudian terpeleset dan jatuh ke dalam selokan yang alirannya cukup deras,” ujar Kompol Musihran.
Saksi mata dalam kejadian tersebut adalah Hasbi Abdilah Saka, 8, teman bermain korban yang juga warga Desa Mulung. Menurut keterangan saksi, korban terseret arus air selokan yang mengarah ke aliran sungai desa.
“Setelah korban terjatuh dan terseret arus, saksi langsung memberitahukan kepada orang tua saksi, kemudian diteruskan ke orang tua korban dan dilaporkan ke pihak kepolisian,” jelas Musihran.
Orang Tua Diimbau Waspada saat Anak Main ketika Hujan
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Driyorejo langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan pencarian. Proses evakuasi melibatkan personel Polsek Driyorejo, Koramil Driyorejo, BPBD Kabupaten Gresik, Basarnas, Satpol PP Kecamatan Driyorejo, serta relawan.
“Saat itu kami langsung mencari korban bersama BPBD dan relawan,” katanya.
Baca Juga: Catatan Penumpang Transjatim Koridor Mojokerto-Gresik Selama Libur Desember 2025
Pencarian korban sempat dilakukan hingga malam hari dengan menyisir aliran sungai sejauh kurang lebih 2-3 kilometer. Namun, hingga Selasa malam, korban belum ditemukan.
“Dan saat pencarian hari kedua, alhamdulillah kami berhasil menemukan jenazah korban dan langsung dibawa ke puskesmas terdekat,” jelasnya.
Kapolsek Driyorejo meminta kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat kondisi cuaca hujan deras.
“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak bermain di dekat selokan, sungai, atau saluran air saat hujan deras karena sangat berbahaya,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Khaesar
Editor: Dwi Lindawati








