JEMBER, Tugujatim.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Umbulsari Kabupaten Jember melanggar standard operating procedure (SOP) dalam hal penyediaan sampling Makanan Bergizi Gratis (MBG) usai ada kejadian dugaan keracunan di SMPN 1 Umbulsari.
Temuan ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan oleh satuan tugas (Satgas) MBG Kabupaten Jember, menyusul kabar dugaan keracunan yang menimpa para pelajar dan tenaga pendidik di SMPN 1 Umbulsari pada Kamis (05/02/2026).
Baca Juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Umbulsari Jember, Kepsek Soroti Makanan Tak Matang
Menurut Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jember sekaligus Satgas MBG Akhmad Helmi Luqman menjelaskan bahwa sesuai SOP terkait sampling atau pengambilan sampel makanan harus disiapkan dan disimpan.
Menurut dia, sampling yang seharusnya dilakukan dan disimpan selama 2 hari sebelumnya tidak ada. Kondisi ini menyulitkan penyebab pasti dugaan keracunan yang terjadi di SMPN 1 Umbulsari tersebut.
“Sampling itu tidak boleh tidak ada. Harus 2 hari harus ada. Ini tidak ada. Akhirnya kami mau tidak mau, harusnya sampling ini sebagai bukti kualitas kelayakan dari makanan itu,” jelasnya pada Jumat (06/02/2026).
Petugas Andalkan Sisa Muntahan Korban Dugaan Kerancunan Jadi Sampel
Akibat tidak adanya sampel makanan, pihak berwenang hanya bisa mengandalkan sisa muntahan dari anak-anak yang masih diamankan oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat sebagai barang bukti.
Terkait sanksi atas pelanggaran SOP tersebut, Helmi menyatakan, pihaknya akan memberikan peringatan tertulis kepada pengelola SPPG untuk lebih disiplin dalam menjalankan ketentuan yang berlaku.
“Ini masih baru, kami ingatkan secara tertulis. Nanti mereka harus disiplin terhadap SOP-nya,” tegasnya.
Helmi menambahkan, SPPG di Umbulsari yang menjadi lokasi kejadian, baru beroperasi sekitar 2 minggu dan masih dalam tahap trial atau uji coba. Untuk perizinan, sudah ada izin operasional, namun Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) masih dalam proses pengurusan di dinas kesehatan.
Baca Juga: Ada Pelanggaran SOP SPPG Buntut Dugaan Keracunan MBG di SMPN 1 Umbulsari Jember
Mengenai kelanjutan operasional SPG tersebut, Pj Sekda menyatakan akan dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Jika dalam satu atau dua hari ke depan masih terjadi masalah serupa, pihaknya akan memberikan peringatan lagi hingga tiga kali sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
“Harapan ke depan ini menjadi pembelajaran, rekan-rekan di SPG untuk lebih ketat lagi dalam memantau kualitas layanan makan bergizi gratis ini untuk siswa-siswa kita,” kata Helmi.
Di samping itu, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada pengelola pihak SPPG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








