• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Guru SD Negeri di Jember

Mediasi antara para wali murid dan pihak guru SD Negeri di Jember. (Foto: Istimewa)

Heboh! Guru SD Negeri di Jember Diduga Geledah Siswa Buka Baju Gegara Uang Raib

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
5 months ago
in News, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Heboh! Guru SD Negeri di Jember diduga mengeledah siswanya. Mereka diminta membuka baju gegara uang raib sebesar Rp275 Ribu.

Amarah dan kecewa meluap dari para wali murid yang menilai tindakan tersebut tidak patut. Kekesalan tersebut terekam dalam sebuah klip video yang kemudian menyebar secara masif di beragam media sosial.

You might also like

Muktamar ke-35.

Rapat Perdana Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Bahas 2 Jalur Persiapan Utama

17/07/2026 11:23 AM
MBG di Bangsalsari.

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Bangsalsari Jember, Satgas Temukan Tiga Persoalan di SPPG Karangsono

17/07/2026 9:03 AM

Lewat rekaman tersebut terdengar suara salah seorang wali murid yang menuntut pelaporan insiden ke instansi pendidikan setempat.

“Laporin ke Dinas Pendidikan. Mana tasnya, ambil dah,” terdengar dalam unggahan Instagram jember.keras dikutip Tugujatim.id pada Senin (9/2/2026).

Kejadian ini baru diketahui para orang tua setelah mendengar penuturan langsung dari anak-anak mereka yang baru tiba dari sekolah. Menurut mereka, apa yang dilakukan sudah sangat melewati kewajaran.

Pasalnya, pemeriksaan yang dilakukan bukan sekadar memeriksa ransel atau barang-barang kepunyaan murid semata. Lebih dari itu, disebutkan ada inspeksi terhadap badan para siswa, bahkan ada klaim bahwa tenaga pendidik perempuan tersebut menyuruh anak didiknya melepas pakaian.

Suasana di kompleks pendidikan sempat memanas ketika sekelompok orang tua berbondong-bondong datang menuntut klarifikasi serta tanggung jawab pihak sekolah. Mereka bersikeras agar permasalahan ini diproses secara formal.

Manajemen sekolah mengonfirmasi telah menerima pengaduan dari para orang tua dan berjanji meneruskannya ke Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Menanggapi situasi tersebut, Dinas Pendidikan Jember segera bertindak cepat. Pada hari Minggu (8/2/2026), pertemuan mempertemukan pihak dinas, sekolah, dan para wali murid diselenggarakan.

Maret Wijayati, Fungsional Pembinaan Tenaga Kependidikan PTK SD dari Dinas Pendidikan Jember, menegaskan bahwa perbuatan pendidik yang bersangkutan merupakan pelanggaran etika profesi yang sangat berat.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil untuk proses pembinaan. Ini adalah pelanggaran kode etik serius yang tidak bisa ditoleransi,” tegasnya pada Minggu (8/2/2026).

Disebutkan bahwa evaluasi internal sedang berjalan demi mencegah insiden sejenis terulang di masa mendatang.

Di sisi lain, pihak keamanan juga mencermati dinamika yang berkembang. Aiptu Arip Sugiarto, Kepala Unit Reskrim Polsek Jelbuk, mengatakan kondisi di area sekolah sempat mencapai titik kritis karena para orang tua bersikukuh menolak pengajar tersebut kembali bertugas.

“Situasi di sekolah sempat tegang karena para orang tua korban menolak keras yang bersangkutan kembali mengajar,” jelasnya.

Untuk saat ini, kepolisian masih mengutamakan pendekatan pendampingan serta upaya mediasi. Namun demikian, aparat menegaskan kesediaan untuk memfasilitasi proses hukum bila para wali murid memutuskan mengajukan laporan resmi.

“Awalnya kami berupaya mendampingi proses mediasi, namun kami siap mengawal laporan resmi jika pihak wali murid melapor ke Polres Jember,” pungkas Aiptu Arip.

Sebelumnya diketahui, inspeksi kontroversial tersebut dipicu oleh dugaan kehilangan uang milik sang guru. Jumlah uang yang hilang mencapai Rp275 ribu. Adapun peristiwa pemeriksaan terhadap siswa itu berlangsung pada Jumat pekan lalu (6/2/2026).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Diki Febrianto

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita jemberJemberKabupaten JemberKasus Guru Geledah Murid
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Muktamar ke-35.

Rapat Perdana Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Jombang, Bahas 2 Jalur Persiapan Utama

by Dwi Linda
17/07/2026 11:23 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Langkah awal menuju Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) 2026 akhirnya diambil. Rapat koordinasi pertama digelar di Aula...

MBG di Bangsalsari.

Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Bangsalsari Jember, Satgas Temukan Tiga Persoalan di SPPG Karangsono

by Dwi Linda
17/07/2026 9:03 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat menangani dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Cuaca Jawa Timur.

Udara Kabur Dominasi Cuaca Jawa Timur 17 Juli 2026, Sinyal Variabilitas Makin Kontras dan Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
17/07/2026 7:03 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca Jawa Timur pada Jumat (17/07/2026) menunjukkan kondisi yang cukup dinamis, dengan dominasi udara kabur yang terpantau di...

Kota Malang

Sopir Angkot Kota Malang Tolak Rencana Bus Trans Jatim Koridor 2, Sampaikan Aspirasi ke DPRD

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:30 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Puluhan sopir angkutan kota (angkot) dari berbagai paguyuban di Kota Malang menyampaikan penolakan terhadap rencana operasional Bus...

Next Post
Polije

Polije Buka Paket Agrowisata Inovatif di Tengah Kota Jember

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID