JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan usulan tiga infrastruktur strategis yang telah diajukan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerja Umum (PU) Republik Indonesia.
Usulan tersebut pun mendapat respons positif. Ketiganya dinilai krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kabupaten Jember.
Usulan pertama adalah pelebaran jalan dari Tanggul menuju Mangli. Fawait menyebut proyek tersebut telah mendapat persetujuan dari pihak kementerian.
“Pengajuan infrastruktur yang kami ajukan kepada pemerintah pusat yaitu pelebaran jalan dari Tanggul ke Mangli, insyaallah sudah disetujui,” ujar Fawait, Minggu (22/2/2026).
Usulan kedua adalah pembangunan flyover untuk mengatasi kemacetan yang selama ini menjadi keluhan warga, khususnya di titik-titik persimpangan utama Mangli di pusat Kabupaten Jember.
Menurut Fawait, kondisi kemacetan yang terjadi hampir setiap hari kerja bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi mengusir minat investor.
“Bisa dilihat kalau setiap hari, kecuali hari libur, betapa panjangnya macet dari barat, dari selatan. Saya pikir itu tidak menarik bagi investor untuk datang ke Jember kalau kemacetan itu dibiarkan begitu saja,” tegasnya.
Ia pun mendorong agar pembangunan infrastruktur menjadi prioritas demi menarik investasi masuk ke Jember. “Investasi harus datang ke Jember dan itu harus disiapkan infrastrukturnya,” tambah Fawait.
Adapun usulan ketiga menyentuh kepentingan masyarakat kecil, yakni revitalisasi Pasar Tanjung sebagai pasar tradisional kebanggaan Jember. Usulan ini disebut selaras dengan arahan Presiden terkait keberpihakan terhadap pedagang kecil atau wong cilik, dan juga telah mendapat persetujuan.
“Yang ketiga adalah simbol wong cilik yaitu pedagang tradisional, sesuai arahan Presiden, yaitu Pasar Tanjung, dan beliau setuju,” pungkas Fawait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








