TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban menjadi salah satu titik singgah Program EPIK Mobile yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur. EPIK sendiri kepanjangan dari Etalase Pengendali Inflasi Kab/Koto.
Kehadiran truk pangan tersebut diharapkan mampu menjaga kestabilan harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia terutama jelang Ramadan.
Program EPIK Mobile sebelumnya resmi dilepas Gubernur Jawa Timur. Pelepasan itu menjadi bagian dari rangkaian High Level Meeting TPID dan TP2DD Provinsi Jawa Timur, forum strategis yang membahas penguatan pengendalian inflasi serta percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Melalui EPIK Mobile, Pemprov Jatim mendistribusikan sejumlah komoditas pangan strategis ke 15 kabupaten/kota secara bergilir. Muatan truk tersebut antara lain beras medium SPHP sebanyak 2 ton, beras Jatim CETTAR 2 ton, minyak goreng 100 karton, dan gula pasir 1 ton. Langkah ini diproyeksikan sebagai upaya antisipatif agar lonjakan harga bisa ditekan dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Bupati Tuban, , menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Kami menyambut positif langkah strategis Pemprov Jatim lewat EPIK Mobile. Pemerintah Kabupaten Tuban siap mendukung penuh dan memastikan koordinasi lintas perangkat daerah berjalan optimal agar distribusinya tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Lindra itu menambahkan, pelaksanaan EPIK Mobile di Tuban akan dipadukan dengan agenda Pasar Murah Ramadan yang sebelumnya telah digelar di 20 kecamatan. Integrasi dua program ini diharapkan semakin memudahkan warga dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Rencananya, kegiatan akan dipusatkan di halaman Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau kawasan Mal Pelayanan Publik. Lokasi tersebut dipilih agar masyarakat tak hanya berbelanja bahan pokok, tetapi juga dapat mengakses berbagai layanan administrasi dalam satu kawasan.
“Dengan program ini, warga diharapkan bisa belanja kebutuhan pokok lebih hemat sambil memanfaatkan layanan publik yang terpusat,”harapnya.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah, menjaga pasokan tetap aman, serta menopang kesejahteraan warga Tuban secara berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Ramadan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Repoter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








