MALANG, Tugujatim.id – Publik menyorot penemuan belatung di menu MBG di wilayah Lowokwaru, Selasa (03/03/2026). Karena itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat akan memanggil pihak SPPG di Malang usai ramai temuan itu.
Wahyu Hidayat tegaskan, Pemkot Malang merespons temuan dalam makanan SPPG di Malang. Meski pihak SPPG bersangkutan telah meminta maaf dan menarik makanan kurang layak, Wahyu menegaskan bahwa proses evaluasi tetap berjalan.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Minta Pemkot Kumpulkan SPPG Usai Temuan Belatung di Menu MBG
“Saya lihat dari laporan ini kan mereka minta maaf, sudah menariknya (menu MBG, Red). Tapi nanti tentu ada tahapan yang kami lakukan dengan memanggil kepala SPPG oleh satgas,” kata Wahyu, Rabu (04/03/2026).
Wahyu menegaskan, Satgas MBG di Kota Malang diketuai oleh Sekda Erik Setyo Santoso. Pihak SPPG di Malang akan dipanggil untuk klarifikasi. SPPG akan disanksi jika terbukti tidak menjalankan SOP yang telah ditetapkan dalam pendistribusian MBG.
“Kalau memang masih seperti itu, ada sanksinya kepada SPPG yang tidak mengikuti SOP,” tegasnya.
Menurut dia, Pemkot Malang telah mengawasi pelaksanaan program MBG melalui perangkat daerah terkait. Dia menegaskan insiden temuan belatung di menu MBG itu telah menjadi perhatian.
Dia juga rencana melaporkan insiden tersebut ke Badan Pangan Nasional (BGN) sebagai otoritas tertinggi atas operasional program MBG.
Baca Juga: Soal Video Makanan MBG Berbelatung, Kepala SMKN Tambakboyo: Kami Hanya Penerima, Bukan Penyedia
“Kami akan melaporkan pada BGN yang nanti mungkin akan memberikan sanksi,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, wali murid sekolah di wilayah Lowokwaru mengeluh soal penemuan belatung di puding stroberi dalam paket MBG.
Untuk diketahui, ada 5 sekolah yang telah menyampaikan keluhan itu ke pihak SPPG di Malang. Lalu SPPG Tulusrejo 2, Lowokwaru, meminta maaf dan menyatakan telah bertindakcepat dan berjanji akan evaluasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








