MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang bereaksi keras atas temuan belatung dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lowokwaru beberapa waktu lalu. Pasca temuan, Komisi D DPRD Kota Malang dorong pihak berwajib tutup SPPG yang terbukti bermain-main soal kualitas menu MBG.
Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Suyadi menilai temuan belatung di menu MBG tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan siswa.
“Faktanya memang ada. Ini persoalan serius. Mana mungkin makanan disantap padahal ada belatungnya? Artinya, kontrol harus ditingkatkan,” tegasnya pada Kamis (05/03/2026).
“Kalau SOP dijalankan dengan benar, mestinya selesai. Ini kayaknya tidak maksimal,” ujarnya.

Dia soroti ada keluhan berkali-kali di sekolah yang sama. Salah satunya soal susu yang membuat siswa sakit perut. Jika benar terjadi berkali-kali, dia menyebut, ini ada masalah sistemik dalam pengelolaan di SPPG bersangkutan.
BGN Didorong Tutup SPPG Langgar Aturan
Karena itu, DPRD Kota Malang tegas mendorong pihak berwajib dalam hal ini Badan Gizi Nasional (BGN) untuk sementara menutup SPPG yang terbukti melanggar aturan atau main-main dengan kualitas menu MBG.
“Kalau berkali-kali, ya mestinya ditutup dulu sementara untuk evaluasi dan ditata ulang yang benar,” ucapnya.
Baca Juga: DPRD Kota Malang Minta Pemkot Kumpulkan SPPG Usai Temuan Belatung di Menu MBG
Politikus Nasdem itu juga mengamati aturan terbaru yang mewajibkan setiap SPPG mencantumkan harga dan komposisi kandungan gizi. Menurut dia, belum semua melakukannya. Jika aturan ini diabaikan, sanksi tegas semestinya dijalankan.
Dalam waktu dekat, Komisi D DPRD DPRD Kota Malang panggil pihak terkait untuk hearing. Mulai dari dinkes, dispangtan, satgas MBG tingkat kota hingga perwakilan SPPG. Langkah ini diambil agar evaluasi berjalan konkret dan tidak berhenti pada klarifikasi semata.
“Program MBG ini program mulia yang tidak boleh tercoreng oleh kelalaian satu dua orang. Harapannya sederhana, ditata dengan serius. Anak-anak jangan sampai jadi korban,” tandasnya. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








