MOJOKERTO, Tugujatim.id – Aksi demonstrasi aliansi Mahasiswa Mojokerto pada Rabu (11/03/2026) di depan kantor Pemkot Mojokerto sempat diwarnai kericuhan.
Baik massa aksi maupun petugas keamanan di lapangan sempat saling dorong setelah massa demonstrasi berusaha masuk ke dalam kantor tersebut.
Sebelum berusaha masuk, massa aksi sempat membakar ban di depan pagar depan kantor Pemkot Mojokerto. Massa aksi sempat menyampaikan keinginan untuk bertemu dengan Wali Kota atau Wakil Wali Kota di sela penyampaian orasi.
“Biarkan kami bertemu dengan pemerintah daerah. Kami sudah berpanas-panas di luar sini, malah tidak ditemui!,” tegas salah satu orator, Rusydi.

Sambil memberi aba-aba, orator tersebut mengajak massa aksi untuk merapatkan barisan. Mereka maju menuju gerbang depan yang dijaga oleh gabungan pihak keamanan.
Namun, terjadi peristiwa saling dorong antara aliansi mahasiswa dengan polisi. Sempat pula terjadi adu mulut sebab massa aksi tetap berupaya masuk ke kantor Pemkot Mojokerto walau dihalangi oleh gabungan pihak keamanan.
“Sempat tegang tadi. Massa juga kecewa karena ketika di depan kantor Pemkot tadi tidak ditemui oleh siapapun,” tandas orator lainnya, Jose.
Aksi ini berlangsung sebagai bentuk kontrol dari mahasiswa atas 1 tahun pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari-Rachman Sidharta Arisandi. Rapor merah diberikan oleh gabungan aliansi dari mahasiswa Mojokerto terhadap pasangan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








