JEMBER, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berupaya memperkuat peran pondok pesantren dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di masyarakat, termasuk pengentasan kemiskinan di pedesaan.
Langkah tersebut disampaikan Bupati Jember Gus Fawait saat menggelar kegiatan silaturahmi dan sahur bersama para perwakilan pondok pesantren se-Kabupaten Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Minggu (15/03/2026) dini hari.
Dalam pertemuan yang dihadiri para kyai, gus, dan lora tersebut, Gus Fawait menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang lebih terstruktur antara pemerintah daerah dengan dunia pesantren. Pemkab Jember pun berencana membentuk forum komunikasi khusus untuk memperkuat sinergi tersebut.
“Kami ingin mewujudkan target-target Pemkab Jember melalui sinergi ini. Salah satunya adalah pencegahan pernikahan dini dan sosialisasi kesiapan rumah tangga bagi para santri sebelum mereka lulus,” ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, sebagian besar kantong kemiskinan di Kabupaten Jember berada di wilayah pedesaan. Dalam konteks tersebut, pondok pesantren dinilai memiliki kedekatan sosial dan pengaruh kuat di tengah masyarakat.
Karena itu, pesantren dianggap sebagai mitra strategis untuk membantu pemerintah daerah mengurai persoalan kemiskinan, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi desa melalui peran santri dan lembaga pesantren.
Selain itu, pesantren juga diharapkan dapat berperan dalam menekan angka stunting melalui edukasi kesehatan dan gizi kepada masyarakat. Upaya tersebut juga diharapkan berkontribusi menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pendekatan sosial budaya yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pemkab Jember juga mendorong keterlibatan santri dalam program pemerintah pusat terkait pengembangan SMK Global, agar lulusan pesantren memiliki daya saing yang lebih tinggi di dunia kerja.

Di sisi lain, Gus Fawait menilai Jember memiliki posisi strategis sebagai destinasi pendidikan pesantren bagi masyarakat dari berbagai daerah. Semakin banyak santri yang menempuh pendidikan di Jember, menurutnya, akan berdampak pada peningkatan perputaran ekonomi daerah.
“Intinya, kami ingin menggandeng pondok-pondok pesantren untuk ikut serta mengentaskan kemiskinan dan masalah-masalah turunannya di Jember,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Darmadi Sasongko








