MOJOKERTO, Tugujatim.id – BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem melanda berbagai wilayah Jawa Timur, termasuk Mojokerto Raya. Potensi cuaca yang dapat berakibat terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es) ini diperkirakan terjadi pada periode 11 hingga 20 Maret 2026.
Laman BMKG Juanda menulis bahwa potensi tersebut menyasar wilayah Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Kota Blitar, Bondowoso, Gresik, Kediri, Kota Kediri, Kota Malang, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, hingga Ngawi.
Disusul, wilayah Pacitan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tulungagung, Jember, Pasuruan, Bojonegoro, Jombang, Kota Batu, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Kota Surabaya, Lamongan, Pamekasan dan Kab. Tuban.
“Saat ini sebagian wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” terang Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, melalui keterangan resmi, Senin (16/03/2026).
BACA JUGA: Kritik Relokasi Ibu Kota Kabupaten Mojokerto: Kepentingan Publik atau Sekadar Proyek Baru?
Potensi cuaca ekstrem ini berasal dari adanya gangguan atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO) secara spasial dan Gelombang Kelvin yang akan melintasi wilayah Jawa Timur. Selain itu, suhu muka laut di perairan selatan Jawa Timur masih cukup signifikan.
Prediksi ini juga dipengaruhi oleh kondisi atmosfer lokal yang labil ikut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif. Hal tersebut berpotensi menimbulkan hujan mulai intensitas sedang hingga lebat, yang bisa disertai petir dan angin kencang.
“BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama 10 hari ke depan,” imbuh Taufiq.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








