Tugujatim.id – Kamu kerap berkendara motor yang sering terjebak kemacetan? Ini ada tips aman untuk menjaga keselamatan saat berkendara!
Motor menjadi salah satu moda transportasi paling populer dinilai praktis, cepat, dan efisien untuk beraktivitas bahkan untuk menembus kemacetan. Namun di balik kemudahannya, risiko kecelakaan juga cukup tinggi jika tidak diimbangi dengan kesadaran berkendara motor yang baik.
Banyak kecelakaan terjadi bukan karena faktor jalan semata, tetapi akibat kelalaian pengendara itu sendiri. Karena itu, memahami dan menerapkan tips aman berkendara motor menjadi hal yang wajib, bukan sekadar pilihan.
1. Gunakan Helm Standar, Bukan Sekadar Aksesori
Helm adalah pelindung utama saat berkendara motor. Sayangnya, masih banyak pengendara yang mengabaikan penggunaan helm standar demi kenyamanan atau gaya.
Melalui kampanye di Instagram, Korlantas Polri mengingatkan pentingnya penggunaan helm berstandar SNI.
“Helm bukan hanya pelengkap, tetapi perlindungan utama untuk mengurangi risiko fatal saat terjadi kecelakaan,” tulis @korlantaspolri.ntmc.
Pastikan helm terpasang dengan benar dan tidak longgar agar perlindungan maksimal.
2. Periksa Kondisi Motor sebelum Berkendara
Sebelum memulai perjalanan, luangkan waktu untuk mengecek kondisi kendaraan. Mulai dari rem, ban, lampu, hingga bahan bakar.
Langkah sederhana ini sering diabaikan, padahal bisa mencegah risiko kecelakaan di jalan. Motor yang tidak dalam kondisi prima bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
3. Patuhi Aturan Lalu Lintas
Melanggar aturan lalu lintas adalah salah satu penyebab utama kecelakaan. Mulai dari menerobos lampu merah, melawan arus, hingga tidak menggunakan lampu sein.
Menurut edukasi yang dibagikan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Instagram, disiplin berkendara sangat penting.
“Kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas adalah kunci utama keselamatan di jalan,” tulis @kemenhub151.
4. Hindari Pakai Ponsel saat Berkendara
Menggunakan ponsel saat mengendarai motor adalah kebiasaan berbahaya yang masih sering dilakukan. Fokus yang terpecah dapat meningkatkan risiko kecelakaan secara signifikan.
Jika memang perlu menggunakan ponsel, sebaiknya menepi terlebih dahulu di tempat yang aman.
5. Jaga Kecepatan dan Jarak Aman
Berkendara dengan kecepatan tinggi memang terasa menyenangkan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan. Terlebih jika tidak menjaga jarak dengan kendaraan di depan.
Platform edukasi keselamatan jalan Safety Riding Indonesia juga mengingatkan pentingnya menjaga jarak aman.
“Jarak aman memberi waktu bagi pengendara untuk bereaksi saat terjadi situasi darurat,” tulis mereka dalam salah satu unggahan.
Baca Juga: Tren Modifikasi Kendaraan: Kreativitas Anak Muda Semakin Menggila
6. Gunakan Pakaian yang Aman dan Nyaman
Selain helm, perlengkapan lain seperti jaket, sarung tangan, dan sepatu juga penting untuk melindungi tubuh dari cedera. Hindari menggunakan sandal atau pakaian yang terlalu longgar karena dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.
7. Jangan Berkendara saat Lelah atau Mengantuk
Kondisi fisik sangat memengaruhi kemampuan berkendara. Mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk dapat mengurangi konsentrasi dan memperlambat refleks. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
8. Waspada di Segala Kondisi Jalan
Setiap kondisi jalan memiliki tantangan tersendiri, baik saat hujan, jalan licin, maupun saat macet. Pengendara harus selalu waspada dan menyesuaikan cara berkendara. Kurangi kecepatan saat hujan dan hindari pengereman mendadak untuk mengurangi risiko tergelincir.
9. Keselamatan Bukan Sekadar Pilihan
Berkendara motor bukan hanya soal sampai tujuan, tetapi juga bagaimana sampai dengan selamat. Kesadaran akan pentingnya keselamatan harus menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Dengan menerapkan tips sederhana ini, risiko kecelakaan dapat diminimalisasi. Ingat, keluarga menunggu di rumah—jadi pastikan setiap perjalanan berakhir dengan selamat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nurul Asmalia/Magang
Editor: Dwi Lindawati








