MOJOKERTO, Tugujatim.id – PMI Kota Mojokerto tercatat menangani total 23 kasus pada musim mudik Idulfitri 1447 Hijriah.
Penanganan kasus tersebut merupakan bagian dari pelayanan kesehatan bagi pemudik yang melintasi area Kota Mojokerto.
Keterangan dari Kasubag Humas PMI Kota Mojokerto, Dimas Hariadi, menyebutkan bahwa dari total 23 kasus yang telah ditangani ini mayoritas berupa peristiwa kecelakaan lalu lintas.
“Sejak tanggal 13 hingga 25 Maret 2026, kami telah menangani 23 kejadian. Jumlah itu terdiri dari 22 peristiwa lalu lintas dan 1 insiden kedaruratan medis di muka umum,” urai Dimas saat dihubungi pada Sabtu (28/03/2026)
Dimas menambahkan, semua kasus ini ditangani oleh petugas lapangan yang bersiaga di 2 pos kesehatan, yakni pos operasi Ketupat Semeru di lingkungan Alun-Alun Wiraraja Kota Mojokerto dan pos Markas PMI Kota Mojokerto. Dari 23 kasus yang telah ditangani, 20 kasus ditangani di Posko PMI Kota Mojokerto dan 3 kasus lainnya ditangani Pos PMI Siaga Arus Mudik.
“Untuk total penerima manfaat dari penanganan ini sejumlah 34 orang, jumlah itu terdiri atas 23 laki-laki dan 11 perempuan. Sementara, rincian kategori kasus ini 15 orang menderita luka ringan, 9 orang luka sedang, 4 orang luka berat, serta 1 orang meninggal dunia,” sambung Dimas.
Sementara itu, total 2 pos yang disiagakan selama periode arus mudik Lebaran 2026 bersiaga selama 24 jam penuh. Setiap pos yang siaga ini diisi oleh 3 personil yakni tenaga kesehatan serta relawan terlatih untuk pertolongan pertama yang terbagi dalam 3 shift.
“Saat periode mudik Idulfitri 2026 ini petugas bersiaga 24 jam memberikan dukungan kesehatan secara gratis, terutama bagi pemudik. Dukungan itu mulai pertolongan pertama, pengecekan kesehatan, termasuk rujukan ke rumah sakit bila perlu,” tutur Dimas.
Tidak hanya itu, adanya pos kesehatan selama periode mudik Lebaran 2026 tidak melulu disiapkan untuk urusan pertolongan pertama. Pemudik juga bisa beristirahat sejenak bila sedang lelah saat sedang menempuh perjalanan mudik.
“Pemudik pada periode musim Lebaran ini bisa memanfaatkan posko yang ada untuk istirahat sejenak bila lelah, tenaga kesehatan serta obat-obatan juga tersedia,” kata Dimas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








