PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Bupati Probolinggo, Mohammad Haris atau Gus Haris pamer Program Kesejahteraan Guru Ngaji ke Menteri Agama, Nasaruddin Umar saat mengunjungi Ponpes Genggong Probolinggo.
Bupati Probolinggo menyampaikan bahwa daerahnya memiliki kekuatan besar di sektor pendidikan keagamaan. Tercatat, terdapat 326 pesantren dan 1.679 madrasah diniyah di wilayah Kabupaten Probolinggo.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kabupaten Probolinggo termasuk salah satu daerah dengan jumlah madrasah diniyah terbanyak di Indonesia,” ujarnya.
Pemerintah Daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru ngaji dan tenaga pendidik madrasah diniyah melalui pemberian insentif yang disalurkan langsung kepada para penerima.

Program ini akan menjadi skala prioritas, karena sekarang sudah ada dirjend pesantren dan ke depan nasib guru ngaji dan madin akan diperhatikan secara baik.
Menteri Nasaruddin Umar berkunjung ke Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo, pada Jumat (17/4/2026).
Kunjungan kerja itu disambut langsung oleh pengasuh pesantren KH Mohammad Hasan Mutawakkil Alallah, serta Bupati Probolinggo Mohammad Haris bersama jajaran dan keluarga besar pesantren.
Sebelum memasuki lokasi utama kegiatan, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar bersama Bupati Probolinggo dan pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong terlebih dahulu menuju area pondok dengan menggunakan kendaraan mobil golf (golf cart).

Menariknya, kendaraan tersebut dikemudikan langsung oleh Bupati Probolinggo, sementara Menteri Agama dan pengasuh duduk berdampingan.
Kendaraan melaju perlahan menyusuri lingkungan pesantren, diiringi antusiasme para santri yang sudah menunggu di sepanjang jalan. Sejumlah santri tampak melambaikan tangan dan mengabadikan momen menggunakan ponsel mereka, sementara Menteri Agama sesekali membalas sapaan dari atas kendaraan.
Pengasuh pesantren menyampaikan rasa hormat atas kehadiran Menteri Agama beserta rombongan. Kehadiran tersebut dinilai sebagai kehormatan besar sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap dunia pesantren.
“Selamat datang, ahlan wa sahlan kepada Menteri Agama beserta rombongan. Kehadiran panjenengan merupakan kehormatan yang amat besar bagi kami,” ungkapnya.
Sementara dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyapa langsung para santri serta menyampaikan apresiasi terhadap sistem pendidikan pesantren yang dinilai mampu membentuk karakter generasi muda.
“Anak-anakku, kalian sangat beruntung bisa belajar di pesantren, karena tidak semua tempat itu sama,” ujarnya di hadapan para santri.
Menurutnya, lingkungan pesantren memiliki nilai keberkahan tersendiri yang tidak dimiliki oleh tempat lain. Ia bahkan mengibaratkan lokasi pesantren sebagai tempat yang memiliki nilai positif dari berbagai perspektif, termasuk secara filosofi kehidupan.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam berbasis tradisi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pesantren diharapkan terus terjalin demi kemajuan pendidikan di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Umi Kulsum/ Kontributor
Editor: Darmadi Sasongko








