• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tuban Status KLA Nindya

Tuban Status KLA Nindya: Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tuban, Irma Putri Kartika. foto dok. istimewa

Status KLA Nindya Tapi Kasus Bullying Masih Terjadi  di SMP Tuban, Ini Kata Kadis Pendidikan

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kabupaten Tuban berstatus sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Nindya pada 2025. Penghargaan Kementerian PPPA RI itu rupanya diuji oleh Kasus Bullying yang viral baru-baru ini.

Peristiwa ini mencuat setelah video berdurasi singkat berformat hitam putih viral di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan seorang siswa berseragam pramuka lengkap dengan peci hitam menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah temannya.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

Korban tampak tak berdaya saat menerima perlakuan tersebut. Video itu pun dengan cepat menyebar dan memicu keprihatinan publik.

Peristiwa ini seolah menjadi potret yang kontras dengan predikat KLA yang disandang Kabupaten Tuban. Implementasi perlindungan anak menjadi pertanyaan banyak pihak atas kasus tersebut.

Selain itu, berbagai kasus melibatkan anak masih kerap terjadi di Bumi Ronggolawe. Mulai dari kekerasan seksual, penganiayaan terhadap balita, hingga dugaan pelecehan di fasilitas layanan kesehatan. Bahkan lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak, justru belum sepenuhnya terbebas dari ancaman.

Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban mengaku terkejut sekaligus prihatin. Pihaknya menyatakan telah bergerak cepat untuk menangani kasus tersebut serta mencegah kejadian serupa terulang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tuban, Irma Putri Kartika, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden yang terjadi.

“Kami menyampaikan rasa prihatin yang amat dalam atas kasus di SMP tersebut,” ujarnya, Senin (20/04/2026).

Irma menjelaskan, baik korban maupun pelaku telah mendapatkan penanganan. Mengingat keduanya masih berstatus anak di bawah umur, pendekatan yang dilakukan tidak hanya sebatas penindakan, tetapi juga pendampingan.

“Korban sudah ditangani, begitu juga pelaku. Mereka semua membutuhkan pendampingan khusus,” jelasnya.

Upaya tersebut tidak dilakukan sendiri. Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menghadirkan tenaga profesional dalam proses pendampingan.

Di sisi lain, evaluasi terhadap pihak sekolah juga tengah dilakukan. Kemungkinan pemberian sanksi menjadi salah satu opsi sebagai bentuk penegasan agar pengawasan dan pembinaan di lingkungan sekolah semakin diperketat.

“Sanksi ini sebagai penguatan agar sekolah benar-benar meningkatkan pengawasan,” imbuh Irma.

Ke depan, Dinas Pendidikan berencana memperkuat sosialisasi ke seluruh sekolah di Kabupaten Tuban. Tujuannya jelas, menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perundungan.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi ke semua lembaga pendidikan agar tidak terjadi bullying dan siswa merasa aman di sekolah,” tegasnya.

Irma memastikan, pihaknya berkomitmen menuntaskan kasus ini sekaligus mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses akan tetap menghormati mekanisme hukum yang berlaku.

“Kami ingin memastikan sekolah menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar, meraih mimpi, dan menatap masa depan,” pungkasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupaten TubanKasus Bullying TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Mayat bayi di Klojen.

Warga Geger Temukan Mayat Bayi di Klojen Malang, Polisi Buru Terduga Pembuang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID