JOMBANG, Tugujatim.id – Menjadi mitra bisnis kini tidak harus memiliki modal besar atau membuka toko megah. Di Pegadaian Jombang, masyarakat justru bisa memperoleh penghasilan tambahan hanya dengan menjadi agen.
Pimpinan Cabang (Pinca) Pegadaian Jombang Alfin Hasibuan mengatakan, kehadiran agen merupakan bagian dari upaya Pegadaian memperluas layanan sekaligus membuka sumber penghasilan baru bagi masyarakat.
“Ini sebenarnya membuka lahan, membuka sumber pendapatan bagi masyarakat yang ingin berkontribusi terhadap Pegadaian dengan membantu mencari nasabah,” jelasnya, Jumat (08/05/2026).
Menjadi Agen Pegadaian tidak sekadar mencari nasabah. Mereka juga bisa menjadi penghubung literasi keuangan di lingkungan sekitar. Mulai dari menggelar seminar kecil, mengundang komunitas, hingga mengenalkan produk Pegadaian kepada keluarga dan tetangga.
“Jika ada calon nasabah yang tertarik, prosesnya cukup di-input melalui aplikasi milik Agen. Selanjutnya Pegadaian akan membantu proses pelayanan hingga transaksi selesai,” sambung dia.
Komisi dari Beragam Produk
Bagian paling menarik adalah besaran komisi yang menggiurkan, tergantung produk yang berhasil ditawarkan ke nasabah.
Alfin mencontohkan, untuk setiap pembukaan rekening Tabungan Emas, agen misalnya mendapat sekitar Rp10 ribu. Angka ini terkesan kecil, tetapi bayangkan jika satu komunitas, arisan, grup sekolah, atau pengajian, membuka rekening sekaligus 50 orang.
“Dalam sekali gerak, agen bisa mengantongi Rp500 ribu,” kata dia.
Namun angka itu baru permulaan. Untuk nasabah yang mendaftar program umrah atau haji, komisinya bisa menyentuh jutaan rupiah per orang.
“Ada agen saya yang sekali menarik, bisa Rp2 juta,” tutur Alfin.
Pegadaian Siap Dampingi
Salah satu kekhawatiran masyarakat saat ingin menjadi Agen Pegadaian adalah rasa tidak percaya diri ketika harus menawarkan produk ke orang lain. Namun, menurut Alfin, hal itu bukan masalah.
Pegadaian siap membantu agen dalam memberikan edukasi maupun presentasi kepada komunitas calon nasabah. Bahkan, petugas Pegadaian bisa langsung datang mendampingi agen saat ada kegiatan sosialisasi.
Baca Juga: Aset Likuid yang Tahan Inflasi, Pegadaian Jombang Jadi Solusi Investasi Emas Anti Tipu-Tipu
“Kalau agen ini belum pede atau belum paham cara menjelaskan produk, nanti teman-teman kami yang membantu memberikan materi,” katanya.
Pegadaian juga memberi keleluasaan kepada agen untuk membuka layanan sederhana di rumah. Bahkan, praktik tersebut pernah diterapkan langsung Alfin saat bertugas di Madura.
“Seminggu dua kali saya buka layanan di rumah mereka. Nanti kalau peminatnya sudah banyak, ya sudah, mereka lanjutkan sendiri jadi agen,” ceritanya.
Syarat Mudah, Cukup KTP
Menjadi Agen Pegadaian pun tergolong mudah. Masyarakat hanya perlu menyiapkan KTP dan data domisili untuk proses pendaftaran.
Setelah terdaftar, agen akan mendapatkan akses aplikasi dan pendampingan dari Pegadaian. Bahkan jika berkembang aktif, Agen bisa memperoleh pelatihan khusus, termasuk pelatihan menaksir barang gadai.
“Nanti ada pelatihan juga dari Pegadaian. Semua sudah disiapkan,” pungkas Alfin.
Untuk diketahui, Pegadaian Jawa Timur berada di bawah koordinasi PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XII Surabaya yang membawahi tujuh deputy yakni Deputy bisnis area Surabaya 1, Deputy bisnis area Surabaya 2, Deputy bisnis area Pemekasan, Deputy Bisnis area Madiun, Deputy Bisnis Area Malang, Deputy Bisnis Area Probolinggo, Deputy Bisnis Area Jember. Sedangkan ada total 70 kantor cabang dan ribuan Unit Pembantu Cabang (UPC) di Jawa Timur. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Anang Panca Kurniawan
Editor: Dwi Lindawati








