SURABAYA, Tugujatim.id – Penemuan mayat tinggal tulang belulang di Surabaya, Kamis (07/05/2026) sore, menggegerkan warga di kawasan tambak Jalan Sememi Kidul Nomor 1, Kecamatan Benowo, Surabaya.. Jenazah tanpa identitas itu pertama kali ditemukan pemtancing dalam kondisi mengering di semak-semak dekat fondasi menara sutet.
Warga setempat, Sujianto, mengatakan para pemancing awalnya penasaran dengan bau tak sedap yang tercium cukup kuat saat mereka memancing di lokasi tersebut.
“Di samping menara listrik. Dekat tambak. Jadi ada orang mancing, dia gak tahan baunya menyengat. Pas dicari sumbernya ada orang meninggal,” ujar Sujianto saat ditemui di sekitar lokasi, Jumat (08/05/2026).
Lokasi penemuan mayat tinggal tulang belulang berada sekitar lima meter dari kawasan tambak, tepat di semak-semak dekat lereng jalan berbatu yang biasa dilalui warga menuju kawasan tambak.
Menurut Sujianto, warga sekitar belum mengenali sosok korban. Selama ini juga tidak ada informasi mengenai warga hilang di lingkungan tersebut.
“Saya engga tahu namanya. Warga sini engga kenal. Kalau kenal ya cepet diketahui. Selama ini engga ada info orang hilang atau apa,” katanya.
Baca Juga : Warga Surabaya Geger, Pria 37 Tahun Tewas Penuh Luka Bacok
Warga lainnya, Sugiyono, menuturkan bau menyengat mulai tercium sejak sekitar pukul 17.00 WIB. Setelah ditelusuri, sumber bau ternyata berasal dari jasad manusia yang sudah membusuk dan mengering. “Pas dicari lah kok jenazahnya. Orang mancing minta tolong orang Polsek. Ya polisi baru datang,” ujarnya.
Sugiyono memperkirakan korban berjenis kelamin laki-laki dengan usia sekitar 35 tahun. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek berwarna gelap tanpa baju maupun identitas diri. “Iya laki-laki. Kayaknya pakai celana pendek. (Kolor) iya. Gak ada (baju atau dompet). Ya paling masih muda, 35-an paling,” katanya.
Ia juga mengaku sempat melihat seorang pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan berjalan di area menuju tambak sekitar dua pekan lalu. Namun, dirinya tidak bisa memastikan apakah pria tersebut merupakan korban yang ditemukan meninggal dunia.
“Kemarin di sini ada orang gila (diduga ODGJ), aku tahu kok, dapat 2 mingguan. Dugaan meninggal, wah engga tahu. Dicokot ulo kan bisa ae pak. Iya racun paling. Perkiraan usianya muda 35-an. Saya engga tahu juga (apakah gila atau baseball),” ucapnya.
Sementara itu, Plt Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban. Kondisi mayat tinggal tulang belulang sudah mengering membuat pengenalan awal cukup sulit dilakukan.
Penemuan mayat bermula dari laporan seorang pemancing yang mencium bau menyengat sekitar pukul 18.30 WIB. Setelah menemukan jasad tersebut, Saksi melapor ke pengurus RT/RW setempat yang kemudian diserahkan ke kepolisian.
Petugas Polsek Benowo bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Penyebab kematian serta jenis kelamin korban masih belum bisa dipastikan dan perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Hadi Ismanto.
Polisi saat ini memastikan masih hasil otopsi guna identitas korban serta penyebab pasti kematian. “Termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana atau faktor lain yang menyebabkan korban meninggal dunia di kawasan tambak tersebut,” jelas AKP Hadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Penulis: M. Khaesar
Editor: Mochamad Abdurrochim








